Senin, 20 April 2026

Tanggulangi DBD di Kota Kupang, Dinkes Sebut Sudah Lakukan Ini

Mengatasi jentik nyamuk Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui puskesmas telah menyebarkan abate di seluruh kelurahan.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI
Kepala Bidang Penanganan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Bidang Penanganan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (23/2/2018), mengatakan, mengatasi jentik nyamuk Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui puskesmas telah menyebarkan abate di seluruh kelurahan.

Sedangkan untuk fogging dilakukan berdasarkan kasus yang terjadi di wilayah tersebut. Bila ada kasus, kemudian dilakukan epidemologi dan ada rekomendasi maka akan difogging.

"Kelurahan yang terdapat kasus DBD sudah dilakukan fogging. Tidak ada fogging massal, namun bila dibandingkan dua tahun terakhir, angka 99 kasus DBD ini masih rendah," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada Januari terdata 60-an kasus dan Februari 30 kasus. Jadi kasus DBD dari Januari ke Februari cenderung menurun.

Pada Maret, April akan menurun lagi. Nanti kasus DBD akan mulai naik sekitar Oktober sampai Desember.

Karena itu, lanjutnya, paling utama peran masyarakat untuk pemberantasan sarang nyamuk. Peran pemantau jentik harus ada di dalam rumah.

"Jika ada pemantau jentik di dalam rumah, berarti kita sendiri yang menjaga itu. Jika angka bebas jentik bagus, sudah dipastikan mata rantai DBD November tidak akan naik. Intinya 3 M itu jalan," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved