PIKUL Sebut Tiga Isu Kedaulatan Pangan, Gelar Festival dan Diskusi di Lasiana Besok

Menurut Torry, terdapat tiga isu yang dihadapi dalam mendorong kedaulatan dan keberagaman pangan di NTT

PIKUL Sebut Tiga Isu Kedaulatan Pangan, Gelar Festival dan Diskusi di Lasiana Besok
Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere
ilustrasi 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Perkumpulan PIKUL akan menggelar festival dan diskusi bertajuk kedaulatan dan keberagaman pangan, Sabtu (24/2/2018) besok di OCD Beach Kafe, Lasiana, Kota Kupang.

Festival dan diskusi ini mengusung tema "Pangan, Musik, Mengerti" akan menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari pertunjukan musik, demo masak, dan edukasi publik terhadap pangan lokal.

"Festival dan diskusi ini berupaya mendorong kerja sama organisasi masyarakat sipil bersama pemerintah dan pihak swasta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga petani dan kemandirian khususnya petani perempuan dan petani muda di NTT," kata Torry Kuswardono, Direktur Perkumpulan Pikul dalam siaran pers yang diterima Pos Kupang, Kamis (22/2/2018).

Menurut Torry, terdapat tiga isu yang dihadapi dalam mendorong kedaulatan dan keberagaman pangan di NTT.

Pertama, nyaris hilangnya memori kolektif mengenai pangan lokal komunitas. Kurang lebih 35 bahan pangan lokal dari serelia, kacang-kacangan dan umbi-umbian yang tidak diingat lagi oleh masyarakat di desa dan kota di NTT.

Kedua, regenerasi petani yang lambat menjadi penyumbang masalah ketahanan pangan.

"Persoalan akses terhadap tanah dan ketersediaan air juga menjadi persoalan anak muda, sehingga mereka tidak bisa mengembangkan sektor ini sesuai imajinasinya" lanjut Torry.

Ketiga, rendahnya akses dan kontrol bagi perempuan desa terhadap tanah sebagai pelaku kunci yang memastikan ketahanan pangan di desa.

Salah satu penghambat perempuan desa adalah faktor kultural seperti perempuan di sebagian besar etnis di NTT tidak mendapatkan hak waris.

"Festival ini mendorong masyarakat untuk kembali menggali kekayaan pangan lokal dan menjadi konsumen serta pengkampanye pangan lokal menjadi pesan kunci dari seluruh aktivitas kegiatan ini." kata Torry. (ery)

Penulis: Ferry Jahang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved