Jumat, 10 April 2026

Lurah Oesapa Minta Warga Bantu Atasi Masalah Sampah

Kami bahkan menggandeng beberapa instansi seperti K2S kemudian Angkasa Pura 1 dan juga mahasiswa Undana, Unika untuk turut memberaihkan sampah

Penulis: Maria Enotoda | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Sekda Kota Kupang, Bernadus Benu dan GM Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang menyerahkan bantuan kepada pedagang di pantai Oesapa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG- Menyusuri pantai Oesapa di pagi hari tentulah membawa kegembiraan tersendiri. Tetapi saat menyusuri pantai Oesapa Jumat (23/2/2018) banyal sekali tumpukan sampah di pinggir pantai. Ada sampah plastik dan juga sampah sayuran yang sudah membusuk. Ada juga banyak ranting-ranting kayu yang patah yang sudah bertumpuk dengam pasir dan juga sampah lainnya.

Padahal di beberapa sudut pantai Oesapa sudah ada tempat sampah berukuran sedang berwana kuning hanya saja tempat sampah tersebut sudah penuh dengan sampah yang dibuang masyarakat sekitar.

Saat dikonfirmasi Lurah Oesapa Jhon Keban yang ditemui seusai mengikuti kegiatan pembagian tenda bagi pedagang di Pantai Oesapa Jumat (23/2/2018) mengatakan pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membersihkan dan mengurangi jumlah sampah di Pantai Oesapa dan juga Pasar melalui kegiatan bersih-bersih sampah, bakti sosial dan amsih banyak lagi.

" Kami bahkan menggandeng beberapa instansi seperti K2S kemudian angkasa pura 1 dan juga mahasiswa Undana, Unika untuk turut memberaihkan sampah yang ada. Tetapi hasilnya akan sama saja saat bangun di pagi hari karena sampah akan ada lagi dan lagi," ujar Jhon.

Menurutnya musim penghujan seperti sekarang ini sampah di pantai Oesapa selalu jadi momok dajeranaka. semua sampah dilaut naik sampai di pinggiran pantai dan membuat pantai yang sudah bersih menjadi kotor kembali. Selain itu di pantai Oesapa ada drainase induk dan saat huna s emua sampah mengalir dan bertumpuk di pantai Oesapa. Ia juga menambahkan bahwa pihak dinas kebersihan sudah menyiapkan armada yang jalanya dua kali seminggu tetaou belum maksimal karena produktivitas sampah tinggi.

Produktivitas sampah yang tinggi bukan hanya karena ada drainase induk dan juga sampah laut tapi juga karena kesadaran masyarakat untuk.membuang samoah pada tempatnya belum maksimal. " Saya selalu sosialisasi amslaah sampah ini, saya sampaika. terus, dalam surat edaran, pengumuman saat ada rapat tingkat lurah atau saat ada kedukaan tapoli masih belum bisa juga," ujar Jhon.

Ia menambahkan pihaknya sudah membicarakan terkait penambahan satu kontainer sampah di pantai Oesapa pada dinas kebersihan. Tujuannya adalah agar semua sampah dimasukan dalam kontainer tersebut segingga langsung bisa diangkat oleh armada. " Rencananya kalau jadi kita akan letakan di dekat pos jaga itu," tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar bahu membahu bersama pemerintah bersinergi untuk mengurangi sampah di Pantai dan pasar Oesapa.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved