Ketidakadilan Menimpa Seorang Nenek di Larantuka, PMKRI Larantuka Bakal Lakukan Hal Ini

PMKRI menyayangkan tidak adanya keadilan bagi Yuliana Deran.Apalagi kasusnya pernah difasilitasi di Pengadilan,bahkan dilapor ke Polres Flotim.

Ketidakadilan Menimpa Seorang Nenek di Larantuka, PMKRI Larantuka Bakal Lakukan Hal Ini
POS KUPANG/FELIX JANGGU
PMKRI Larantuka bertemu dengan mama Yuliana Deran di halaman rumahnya, Jumat (23/2/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang. Com, Felix Janggu

POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI)  menilai ada ketidakadilan dalam kasus yang menimpa Janda Yuliana Deran.

Karena itu, PMKRI Larantuka akan membantu memperjuangkan hingga tuntas guna mendapat kejelasan tanah warisan dari almarhum suaminya.

Koordinator PMKRI Larantuka Marselinus Atapuken saat bersama teman-temannya didampingi pembinanya mendatangi kediaman Yuliana, Jumat (23/2/2018) menyayangkan tidak adanya keadilan bagi ibu Yuliana Deran.

Apalagi, lanjutnya, kasus tersebut sudah pernah difasilitasi di Pengadilan Larantuka dan bahkan dilapor resmi ke Polres Flotim.

Karena itu, kata Marselinus, PMKRI Larantuka dalam waktu dekat akan beraudiensi dengan Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyanto.

"Kita akan bertemu kapolres menanyakan kelanjutan dari laporan mama Yuliana ini," kata Marselinus.

Baca: Nenek di Larantuka ini Terlunta-Lunta Usai Ditinggal Mati Suaminya dan Tanah Warisan Dijual Orang

Dosen Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Reinha Larantuka, San Kwen juga menyatakan komitmennya akan mengikuti terus perkembangan kasus itu sampai Yuliana mendapatkan haknya kembali.

"Ini bisa dilaporkan sebagai kasus penggelapan. Menjual apa yang bukan miliknya. Kantor Pertanahan yang menerbitkan sertifikat nama orang lain di atas lahan orang lain juga harus bertanggung jawab," kata San Kwen.

Halaman
12
Penulis: Felix Janggu
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved