Warga Berkostum Hitam Serbu Panwas Sumba Barat, Ada Apa?

Puluhan warga Kabupaten Sumba Barat mengenakan kaos hitam berkumpul di Kantor Panwas Kabupaten Sumba Barat

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/PETRUS PITER
WARGA - Warga berkumpul sesaat sebelum melakukan aksi damai menolak politik uang di Sumba Barat, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Petrus Piter

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Puluhan warga Kabupaten Sumba Barat mengenakan kaos hitam berkumpul di Kantor Panwas Kabupaten Sumba Barat menggelar aksi damai menolak politik uang dan politisasi SARA pada pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023.

Ketua KPUD Sumba Barat, Papi B Ndjurumana, pada apel persiapan gelar aksi damai, mengatakan, peristiwa politik uang selalu saja terjadi pada pesta pilkada dan sulit membuktikannya.

Namun, sebagai ketua panwas ia mengajak semua pihak mensukseskan pilkada kali ini. Aksi damai mengelilingi Kota Waikabubak, melakukan orasi dan mengakhiri dengan penandatanganan pada sebuah spanduk putih sebagai komitmen menolak politik uang dan politisasi sara pada pilkada.

Sementara Wakapolres Sumba Barat, Kompol Yohanis Nisa Pewali, S.S, M.H mengatakan, lembaga kepolisian mendukung kegiatan ini demi mensukseskan pesta demokrasi kali ini.

Sedangkan Ketua KPUD Sumba Barat, Rudolf G Dimu, mengatakan, berbicara uang maka siapa yang memiliki uang pasti bisa membelinya. Kondisi itu merusak tatanan demokrasi di daerah ini. Dan politik rasis merusakan tatan kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved