Jumat, 24 April 2026

OTT Bupati Ngada Jadi Topik di Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wabup Sikka

OTT terhadap Bupati Ngada ternyata menjadi perbincangan banyak kalangan. Ini salah satu diantaranya

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Egy Moa
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka mengikuti rapat pleno penetapan pasangan calon di Sekretariat KPUD Sikka, Pulau Flores, Senin (12/2/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Ngada yang juga bakal calon Gubernur NTT, Marianus Sae, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penetapan tersangka menjadi topik utama pembicaraan tim-tim pasangan calon mengikuti rapat pleno penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang mengikuti kontes Pemilukada 2018, di Sekretariat KPUD Sikka, Pulau Flores, Senin (12/2/2018) pukul 15.15 Wita.

Diantara sesama tim partai pengusung, mereka saling meledek satu sama lain. Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sikka, Yosef Karmianto Eri, S.Fil, menjadi sasatan ledekan.

Partainya menjagokan Marianus berduet dengan Emi Nomleni diusung PDIP. Ledekan itu seolah mencairkan kebekuan suasana setelah rapat pleno penetapan pasangan calon.

Marianus terjaring OTT KPK bersama beberapa orang pejabat pemerintah daerah, Minggu siang (11/2/2018) diduga terkait penerimaan `fee' proyek 2018 dari pengusaha kontraktor di Kabupaten Ngada.

OTT berselang hanya sehari menjelang penetapan pasangan calon yang bersaing dalam pemilukada.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sikka menetapkan tiga pasangan calon Bupati dan Wabup Sikka, yakni pasangan Drs.Aleksander Longginus dan Fransiskus Stefanus Say, SE, yang diusung PDIP, Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan Drs.Yoseph Ansar Rera-Rafael Raga, SP diusung koaliasi gemuk enam partai Partai Golkar,Nasdem, PKPI, Partai Demokrat, PKS dan PPP. Satu pasangan independen, Roby Idong dan Romanus Woga maju dari jalur independen.

Rapat penetapan berlangsung pada saat hujan lebat mengguyur seluruh Kota Maumere, tak mengurungkan antusiasme para pendukung pasangan calon menyaksikan agenda penetapan itu. Ketua Komisioner KPUD Sikka,Vivano Bogar, S.Fil,S.H, memimpin rapat penetapan itu.

"Mulai hari ini juga sejak penetapan pasangan calon, kami melarang melakukan kampanye di luar dari jadwal yang sudah diputuskan KPUD. Kami juga minat segera ditertibkan atribut baliho dan spanduk dipasang di tempat-tempat umum," tegas Vivano.

Menurut Vivano, setelah penetapan pasangan calon ini, KPUD akan melakukan undian nomor urut pasangan calon, Selasa (13/2/2018) pukul 09.00 Wita. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved