Bupati Malaka Larang Bawa Anak Saat Jenguk Pasien di Rumah Sakit. Ini Penjelasannya

Mengikutsertakan anak-anak saat jenguk pasien di rumah sakit ternyata membawa dampak. Ini penjelasannya

Bupati Malaka Larang Bawa Anak Saat Jenguk Pasien di Rumah Sakit. Ini Penjelasannya
Pos Kupang/Dion Kota
Bupati Malaka, dr Stef Bria Seran saat mendatangi keluarga pasien di rumah sakit Betun 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran didampingi beberapa kepala organisasi perangkat daerah ( OPD) lingkup Pemkab Malaka dan direktris RSPP Betun, dr. Oktelin Kaswadie melakukan sidak ke rumah sakit penyangga perbatasan ( RSPP) Betun, Rabu ( 7/2/2018) pagi.

Saat sidak tersebut, selain meninjau fasilitas dan pelayanan di RSPP Betun, Bupati Malaka juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan keluarga pasien.

Melihat ada keluarga pasien yang membawa serta anak kecil ke rumah sakit saat menjenguk keluarga yang sedang sakit bupati langsung menyambangi keluarga tersebut.

Bupati Stef meminta keluarga tersebut untuk tidak lagi membawa anak kecil saat berkunjung ke rumah sakit.

Bupati Malaka, dr Stef Bria Seran didampingi kepala OPD dan Direktris RSPP Betun, dr. Oktelin sedang meninjau fasilitas dan pelayanan di RSPP Betun
Bupati Malaka, dr Stef Bria Seran didampingi kepala OPD dan Direktris RSPP Betun, dr. Oktelin sedang meninjau fasilitas dan pelayanan di RSPP Betun (Pos Kupang/Dion Kota)

Ia menjelaskan, di rumah sakit terdapat banyak kuman dan daya tahan anak belum mampu menghadapi kuman tersebut.

Oleh sebab itu, anak-anak sebaiknya tidak perlu dibawa ke rumah sakit jika tidak sakit.

"Kekebalan tubuh anak belum siap menghadapi kuman yang berada di lingkungan rumah sakit. Oleh sebab itu, saya sarankan kepada para orang tua tidak perlu membawa anak-anak saat berkunjung ke rumah sakit," pesan Bupati Malaka itu.

Saat meninjau RSPP Betun, ia juga mendapatkan keluhan dari Direktris RSPP Betun, dr. Oktelin terkait sering terjadi gangguan keaman pada malam hari.

Saat malam hari, beberapa pemuda mabok masuk ke dalam RSPP dan membuat suasana rumah sakit kurang kondusif.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Malaka menegaskan akan meminta bantuan dari pihak TNI untuk menjaga keamanan rumah sakit pada malam hari.

Ia akan segera membangun komunikasi dengan pimpinan TNI di Malaka guna merealisasikan hal tersebut.

"Untuk keamanan kita minta bantuan teman-teman dari TNI saja. Tiap malam ada dua anggota TNI yang berjaga. Untuk lorong-lorong yang sering digunakan oleh oknum iseng untuk masuk nanti kita tutup. Biar lebih aman," ujarnya.(*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved