Terbukti Mutilasi Tubuh Korban Tanpa Ampun, Pelaku Dapat Hukuman yang Setimpal

Pengadilan tinggi menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria berusia 35 tahun karena terbukti membunuh seorang pekerja lepas

Terbukti Mutilasi Tubuh Korban Tanpa Ampun, Pelaku Dapat Hukuman yang Setimpal
tribunnews/ist
Ilustrasi mutilasi 

POS-KUPANG.COM -- Pengadilan tinggi telah menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria berusia 35 tahun karena terbukti membunuh seorang pekerja lepas di sebuah peternakan.

Dilansir Tribunnews dari The Monitor pada Kamis (1/2/2018) pembunuhan tersebut terjadi di sebuah peternakan di Wakyato Sub County, Distrik Nakaseke, Tanzania.

Hakim pengadilan tinggi Steven Mubiru memvonis Matule Chresporeto Coleheri (35) hukuman mati atas tindakan pembunuhan yang dia lakukan sekitar 3 tahun silam.

Baca: Perkumpulan Masyarakat Penanganan Bencana NTT Gelar Diskusi Bahas Sekolah Aman Bencana

Jaksa penuntut umum Beatrice Alok berhasil menunjukkan bukti dengan membawa tiga saksi atas pembunuhan Thomas Kamuhebwa.

Saksi mengatakan tubuh korban ditemukan dalam keadaan kepala dan tubuh terpisah.

Kepala korban dibungkus tas dan disembunyikan di tempat tinggal terdakwa di desa Wakyato, Distrik Nakaseke.

Sedangkan sisa tubuh Thomas yang telah dimutilasi dibuang di sebuah lubang dangkal oleh pelaku.

Baca: 17 Twit Lucu dan Kocak Soal Fenomena Super Blue Blood Moon Tadi Malam, Eh Ada yang Curhat!

Alok mengatakan kepada pengadilan bahwa Matule yang merupakan seorang imigran dari Tanzania dan satu orang temannya yang juga pekerja lepas telah membunuh Kamuhebwa pada 6 Februaru 2014 untuk alasan yang tidak diketahui.

Mereka juga mengubur sisa-sisa tubuh korban di sebuah lubang yang dangkal.

Terdakwa dilaporkan menggunakan parang untuk memotong kepala almarhum yang kemudian dibungkusnya dengan tas dan disimpan di tempat tinggalnya.

Baca: Viral, Seorang Ibu Muda Jual ASI Miliknya untuk Biayai Perawatan Medis sang Bayi yang Mahal

Setelah ditangkap oleh warga yang curiga terhadap aktivitasnya di daerah tersebut, terdakwa mengantarkan polisi ke tempat di mana dia telah mengubur sisa-sisa tubuh korban.

(Tribunnews/ Rika Apriyanti)

Penulis: Rika Apriyanti
Editor: Rika Apriyanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved