Luapan Banjir Kali Benenain Rendam Desa Motaain, Tiga Rumah Warga Ambruk

Tiga unit bangunan rumah warga di Dusun Debuk Metan dan Dusun Sukaer Laku, Desa Motaain,ambruk diterjang banjir.

Luapan Banjir Kali Benenain Rendam Desa Motaain, Tiga Rumah Warga Ambruk
POS KUPANG/DION KOTA
Banjir kali Benanain merendam Desa Motaain. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Tiga unit bangunan rumah warga di Dusun Debuk Metan dan Dusun Sukaer Laku, Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Pulau Timor, ambruk diterjang banjir luapan anak sungai Benenain, Senin ( 29/1/2018).

Kepala Desa Motaain, Salomon Leki kepada Pos Kupang mengatakan, tiga rumah warga yang ambruk, yaitu rumah milik Yosep Suri, ‎Yakobus Tahu Manek dan Rofinus Klau. Saat ini para pemilik rumah telah mengungsi ke tempat yang aman. Rusaknya rumah warga, selain disebabkan derasnya aliran air, tetapi juga akibat dihantam batang kayu yang hanyut terbawa banjir.

"Tiga rumah warga sudah rubuh akibat dihantam banjir. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. Saat ini para pemilik rumah sudah mengungsi ke tempat yang aman. Sedangkan untuk kerugian materi masih kita data," ungkap Salomon.

Banjir kali Benenain rendam rumah warga Desa Motaain.
Banjir kali Benenain rendam rumah warga Desa Motaain. (POS KUPANG/DION KOTA)

Hingga saat ini, lanjut Salomo, masih ada warga yang belum dievakuasi akibat derasnya aliran air.

Ia mengaku sudah mengontak Dinas Sosial untuk membantu proses evakuasi dan memberikan bantuan darurat, namun hingga saat ini belum ada petugas Dinas Sosial yang datang.

"Kita sudah kontak dari tadi, tapi belum juga ada petugas Dinas Sosial yang datang untuk memberikan bantuan dan membantu proses evakuasi. Saat ini baru petugas dari Badan Penanggulan Bencana Kabupaten Malaka yang turun untuk mendata kerugian dampak banjir," ujarnya.

Warga Desa Motaain berjalan di tengah banjir kali Benenain yang merendam desa tersebut.
Warga Desa Motaain berjalan di tengah banjir kali Benenain yang merendam desa tersebut. (POS KUPANG/DION KOTA)

Pantauan Pos Kupang, hingga saat ini rumah warga fasilitas pemerintah dan sekolah masih tergenang air. Aliran air dari anak sungai Benenain terus mengalir ke pemukiman warga. Beberapa warga tampak sudah bergerak untuk mengungsi. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved