Polisi Pantau Kampanye Hitam dan Ujaran Kebencian di Medsos Selama Pilkada

Kepolisian tidak ingin ada warga masyarakat yang menjadi korban kampanye hitam dan ujaran kebencian.

Polisi Pantau Kampanye Hitam dan Ujaran Kebencian di Medsos Selama Pilkada
Pos Kupang/Eflin Rote
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast SIK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kampanye hitam dan ujaran kebencian yang bertebaran di media sosial saat moment Pilkada 2018 mendapat perhatian Polda NTT.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan kepolisian akan menindak tegas penyebar ujaran kebencian dan kampanye hitam.

Kepolisian tidak ingin ada warga masyarakat yang menjadi korban kampanye hitam dan ujaran kebencian.

"Kami akan tindak tegas siapapun pelakunya, kalau menyebarkan hal hal yang tidak benar yang dapat menimbulkan konflik di suatu daerah," tandas Jules, Senin (22/1/2018) di Kupang.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Jules mengatakan kepolisian telah memiliki tim, baik yang berada di Polda NTT maupun di Polres.

Untuk personil yang mengawasi berbagai media sosial, terdiri atas tiga bagian yakni Intelejen Polda, Cyber Crime serta Humas Polda NTT.

Jules mengatakan hingga saat ini belum ditemukan adanya ujaran kebencian dan kampanye hitam di media sosial.

Polisi terus memantau perkembangan atau dinamika yang terjadi di media sosial.

Menurutnya kepolisian akan berkoordinasi dengan Bawaslu NTT terkait pelanggaran yang terjadi selama pelaksaan Pilkada berlangsung.

Jika termasuk kasus pidana seperti melanggar Undang-undang ITE maka kasus tersebut akan ditangani kepolisian.

Pilkada serentak 2018 dilaksanakan di 10 kabupaten di NTT

Daerah yang akan melaksanakan Pilkada, yakni Kabupaten Kupang, TTS, Alor, Ende, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Rote Ndao, Sikka, Manggarai Timur dan Kabupaten Nagekeo.

Selain itu, pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2018-2023.(*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved