Warga Minta Keamanan Harus Ditingkatkan Seputaran Bukit Cinta Penfui

Ini harapan warga yang tinggal seputaran Bukit Cinta, Desa Penfui Timur terkait begal

Warga Minta Keamanan Harus Ditingkatkan Seputaran Bukit Cinta Penfui
Pos Kupang/Gordi Donofan
Bukit Cinta di Desa Penfui Timur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Warga Desa Penfui Timur dekat Bukit Cinta meminta agar pihak keamanan lebih meningkatkan penjagaan di lokasi bukit cinta yang rawan terjadi pembegalan.

"Terjadi begini (begal) menurut saya pihak keamanan masih kurang kontrol di daerah rawan seperti Bukit Cinta. Sehingga para oknum tertentu dengan leluasa melancarkan aksinya memeras para pengunjung. Ini tentu sangat meresahkan warga," ujar Febri Nino, warga seputaran Bukit Cinta, Senin (22/1/2018).

Ia mengatakan, alangkah lebih baik kerjasama semua pihak untuk mengawasi tempat publik tersebut.

"Ini jugakan wilayahnya AURI, maunya kerjasama dengan TNI Angkatan Udara. Jadi kalau cuman dari pihak polisi saja yang tangani saya rasa mereka (begal) tidak terlalu takut, maunya ada campur tentara supaya lebih bagus pengamanannya. Terus di daerah itu kan gelap coba pasang lampu yang terang supaya orang jalan juga tidak rasa takut. Untuk pihak keamanan sebaiknya malam-malam coba ronda malam saja, supaya keamanan lebih terjamin, " ungkap Febri.

Laurensius Agung, warga RT 10 RW 03, mengatakan, pihak keamanan harus bisa memperkuat keamanan supaya bisa mengontrol tempat-tempat rawan kejahatan seperti bukit cinta dan sekitarnya karena tempat tersebut gelap dan lebat hutannya makanya dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk melakukan kejahatan ini.

"Pemerintah juga diharapkan bisa memperbaiki lampu jalan area hutan bukit cinta karena kelihatan gelap dan seram kalau malam dan menjadi target pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi jahatnya di tempat ini. Masyarakat juga perlu mewaspadai situasi lingkungan sekitar bukit cinta karena sering terjadi kejahatan," ungkap Agung.

Warga lain, Aurel Kabosu, berharap ada penjagaan lebih ketat dari pihak keamanan karena ini masalah serius dan tidak boleh disepelekan dan membahayakan nyawa.

"Walaupun sudah ditangkap oknum-oknumnya sampai biang dari semua pembegalan ini tap masih ada orang lain di setiap pelosok tempat dan untuk kita masyarakat juga kalau bisa jangan pergi dan larut malam ke tempat rawan terjadi kriminal. Dan jangan pernah keluar sendiri setidaknya ada yang menemani," ujarnya.

Warga lain, Ikha Kapir, mengatakan, pemerintah dan aparat kepolisian harus lebih tegas dan lebih memperhatikan dalam hal ini pengawasan di berbagaii titik rawan terutama d daerah sekitaran bukit cinta.

" Sebagian besar penduduknya adalah mahasiswa (anak kos) dan ditambah lagi sekarang marak isu tentang tindakan begal dari oknum tidak dikenal. Saya sebagai salah satu mahasiswa yang tinggal di seputaran daerah bukit cinta merasa kurang nyaman dan kadang merasa takut dan pastinya semua orang juga merasakan hal yang sama karena sekarang sudah tidak nyaman, " ujarnya.

Warga lain, Safrin Samin, mengatakan, pihak keamanan bisa bekerja lebih ekstra guna menuntaskan masalah begal di kawasan bukit Cinta Penfui.

"Saya juga mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang sudah berhasil menangkap beberapa anggota begal semoga dengan keberhasilan tersebut menjadi acuan untuk pihak kepolisian dalam menuntaskan masalah begal di kota kupang khususnya daerah Bukit Cinta Penfui," ungkapnya.

Warga lain, Maksi Asrul, mengatakan, kedepannya pihak keamanan tetap menjaga dan mengawasi area Bukit Cinta, karena daerah ini cukup strategis melakukan perampokan(begal). (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved