61.893 Warga Sikka Belum Miliki KTP-E
Juru bicara KPUD Kabupaten Sikka, Fery Soge mengingatkan hal ini kepada Pemkab Sikka
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Agenda politik daerah dan nasional sudah di depan mata, namun sebanyak 25,23 persen atau 61.893 warga Kabupaten Sikka di Pulau Flores belum merekam data diri Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E).
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sikka mendesak semua pihak mendorong warga datang ke kantor camat atau kantor dinas kependudukan melakukan perekaman.
"Mereka yang mau menjadi bakal calon anggota legislatif atau para calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka, kita harapkan ikut mendorong warga yang belum merekam data E-KTP," ujar Juru Bicara KPUD Sikka, JK Fery Soge, kepada pos-kupang.com, Rabu (17/1/2018) di Maumere.
Fery mengatakan, terbanyak warga yang belum merekam data KTP-E tersebar di Kecamatan Alok Timur 5.577 orang dan yang paling sedikit di Kecamatan Bola 1.809 orang dari 12.418 wajib pilih.
Urutan kedua terbanyak di Kecamatan Alok 4.711, Alok Barat 4.152, Talibura 4.567, Waigete 4.321, Palue 3.697 dan Kecamatan Nita 3.595.
"Perekaman data KTP-E ini penting bukan saja untuk kepentingan pemilukada Sikka dan Pilgub NTT saat ini, tetapi juga untuk pesta politik pemilihan presiden dan calon anggota legislatif," tandas Fery. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/fery_20180117_121251.jpg)