Sabtu, 11 April 2026

Bupati Manggarai Deno Kamelus Minta Camat dan Kades Lapor Kalau Ada Bencana

Bupati Manggarai,Deno Kamelus, S.H, M.H telah menyurati semua camat, kades dan lurah di Manggarai agar melapor kalau ada bencana

Penulis: Aris Ninu | Editor: Agustinus Sape
Pos Kupang/Egy Moa
Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H M.H 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H telah menyurati semua camat, kades dan lurah di Manggarai agar melapor kepada Pemkab Manggarai melalui BPBD Manggarai kalau ada bencana.

Surat Bupati tersebut juga meminta semua camat, kades dan lurah mencegah adanya bencana dengan mengidentifikasi daerah yang rawan bencana dan melakukan bakti sosial seperti membersihkan drainase yang tersumbat.

Baca: Diduga Selingkuh dengan Sosok Good Friend, Netizen Suruh Veronica Ganti Nama

“Untuk bencana penanganan dan laporan bencana, Bupati Kamelus sudah menyurati semua camat, kades dan lurah. Surat Bupati Kamelus sudah diberikan sejak 3 Oktober 2017 dan surat itu masih berlaku. Oleh karena itu, semua camat, kades dan lurah agar melakukan upaya agar di tempatnya tidak terjadi bencana,” kata Kepala BPBD Manggarai, Libert Habut, yang dihubungi Pos Kupang di Ruteng, Kamis (11/1/2018) sore.

Baca: Dinas Kesehatan Nagekeo Himbau Warga Agar Waspada Demam Berdarah!

Libert menegaskan, sampai sekarang BPBD Manggarai belum menerima laporan adanya bencana tanah longsor, jalan putus dan peristiwa yang terjadi di kecamatan, desa dan kelurahan.

“Kalau ada bencana kami di BPBD Manggarai sudah membangun posko. Laporan dari masyarakat akan kami sikapi dengan terjun ke lapangan,” ujar Libert.

Ia mengatakan, para camat, kades dan lurah diharapkan bisa membantu BPBD Manggarai dengan melakukan sosialisasi kepada warga agar mewaspadai bencana. Misalnya, rumah berdekatan dengan tebing atau pohon besar dan rawan longsor.

“Kejadian bencana tanah longsor dan pohon menindih rumah sering terjadi sehingga semua harus diindentifikasi. Identifikasi dilakukan oleh camat, kades dan lurah. Kerja bakti seperti membersihkan drainase memang sudah dilakukan, tapi perlu diperhatikan karena curah hujan semakin tinggi,” papar Libert.

Baca: Seorang Perampok Berhasil Dikalahkan Pemilik Salon, Dari Diikat Hingga Diperkosa, Ini Hukumannya!

Semua camat, kades dan lurah, tuturnya, harus terus memotivasi warga agar memperhatikan lingkungan dan tempat tinggal supaya tidak mengalami musibah bencana, seperti rumah roboh karena tanah longsor atau musibah lainnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved