Pilkada Serentak

Esthon Foenay Minta Maaf kepada Kandidat yang Tidak Diakomodir Gerindra

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada kandidat yang tidak diakomodir partai Gerindra untuk maju dalam Pilkada tahun ini."

Esthon Foenay Minta Maaf kepada Kandidat yang Tidak Diakomodir Gerindra
pos kupang/oby lewanmeru
Ketua DPP Partai Gerindra, Farry Francis didampingi Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Esthon Foenay menyerahkan SK kepada bakal calon bupati Kabupaten Manggari Timur, Frans Sarong di Sekretariat DPD Partai Gerindra NTT, Minggu (7/1/2018). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Ir. Esthon L. Foenay, M.Si menyampaikan permohonan maaf kepada kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati di 10 kabupaten yang tidak diakomodir Partai Gerindra untuk maju bertarung pada Pilkada 2018.

Menurutnya, penetapan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati telah melalui proses yang dimulai dari tingkat DPC hingga DPP.

Permintaan maaf disampaikan Esthon Foenay dalam acara penyerahan surat keputusan (SK) DPP Partai Gerindra kepada bakal calon bupati dan wakil bupati di 10 kabupaten yang menggelar Pilkada.

Acara penyerahan SK DPP Partai Gerindra berlangsung di Sekretariat DPD Partai Gerindra NTT, Kota Kupang, Minggu (7/1/2018) petang.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada kandidat yang belum atau tidak diakomodir partai Gerindra untuk maju dalam Pilkada serentak tahun ini. Semua yang mendaftar di partai ini adalah figur yang berkualitas," ucap Esthon Foenay.

Saat penyerahan SK kepada bakal calon, Esthon Foenay didampingi Ketua DPP Partai Gerindra, Farry Francis, Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra, Udi Suhandoro dan Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT, Gabriel Beri Binna.

Esthon Foenay mengingatkan bakal calon bupati dan wakil bupati mempersiapkan diri mengikuti pemeriksaan kesehatan, terutama mekanisme pemeriksaan.

"Kalau nanti pemeriksaan kesehatan di RSU Prof. WZ Johannes, maka tolong jaga keamanan dan kenyamanan saat berada di sana. Jangan bawa tim sukses karena akan mengganggu pasien di sana," pesan Esthon Foenay.

Mengenai pemeriksaan di BNN, Esthon Foenay juga mengingatkan agar bakal calon mempersiapkan diri dengan baik. Jika ada yang konsumsi obat maka harus dibawa resep dokter ke BNN saat pemeriksaan.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Alfons Nedabang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved