Orangtua Kerap Beri Nama Anak yang Kebarat-baratan, DPRD Siapkan Raperda Khusus

Salah satu perda yang mengatur pelestarian budaya lokal adalah mengenai gagasan agar anak yang lahir diberi nama jawa.

Orangtua Kerap Beri Nama Anak yang Kebarat-baratan, DPRD Siapkan Raperda Khusus
www.bidanku.com

POS-KUPANG.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karanganyar kini tengah mengusulkan peraturan daerah (perda) untuk melestarikan budaya lokal.

Salah satu perda yang mengatur pelestarian budaya lokal adalah mengenai gagasan agar anak yang lahir diberi nama jawa.

"Nama anak-anak sekarang cenderung modern, sehingga nama-nama jawa itu apakah masuk budaya atau bukan. Nanti akan dikaji terlebih dahulu masuk dalam perda," kata Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto dilansir dari Tribun Jatim Rabu (3/1/17)

Menurut Sumanto, hal ini dilatarbelakangi oleh fenomena pemberian nama anak-anak oleh orangtuanya yang berbau kebarat-baratan.

Hingga akhirnya beberapa anggota DPRD Kabupaten Karanganyar mengusulkan pembuatan perda itu agar nama-nama anak tidak lagi kebarat-baratan.

"Sekarang banyak seperti itu (nama kebarat-baratan). Sehingga perlu dikaji. Lewat perda itu maka budaya lokal akan terlindungi. Namun hal itu perlu dikaji dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak," jelas Sumanto.

Baca: VIDEO: Begini Jadinya Kalau Kantor Pemerintah Libur dan Hari Pertama Kerja Seperti Ini

Sumanto mengkhawatirkan nama jawa akan menghilang dalam beberapa tahun ke depan seiring perkembangan zaman.

"Apakah nama-nama jawa akan menghilang beberapa tahun ke depan itu perlu dipikirkan. Dan apakah nama jawa masuk dalam budaya. Apakah hal itu boleh diatur dalam perda atau tidak maka perlu dikonsultasikan," katanya.

Sumanto menyatakan positif akan disahkannya perda tersebut karena banyak anggota dewan yang jarang menemukan nama jawa pada anak-anak kini.

Halaman
123
Editor: Djuwariah Wonga
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved