Oshogatsu, Pesta Tahun Baru Jepang, Ketika Medley Hidangan Tradisional dan Permainan Lawas Berpadu

Oshogatsu disebut juga shogatsu, awal terbentuknya didasarkan pada kalender lunar China.

Oshogatsu, Pesta Tahun Baru Jepang, Ketika Medley Hidangan Tradisional dan Permainan Lawas Berpadu
Next Shark
Orang Jepang akan mengunjungi kuil dan menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta untuk acara ini. 

Meskipun demikian, sebagian mereka ada yang memilih untuk tinggal di rumah dan bermain permainan tradisional, yakni bulu tangkis Jepang (hanetsuki), permainan kartu (karuta), dan juga barmain layang-layang (takoage).

Tapi, ada satu bagian penting oshogatsu yang tidak bisa dilewatkan oleh siapa pun.

Yaitu medley makanan tradisional Jepang yang disajikan di seluruh penjuru.

Tradisi ini disebut osechi ryori yang sudah ada sejak periode Heian (794 M-1185).

Menariknya, dianggap tabu untuk memasak di hari-H, sehingga persiapan dilakukan pada hari-hari terakhir akhir tahun.

Tantangannya adalah, memasak makanan yang bisa dimakan selama liburan.

Baca: VIDEO - Pohon Natal Terbakar saat Ribuan Orang Berkumpul untuk Perayaan Tahun Baru 2018!

Mereka yang membuatnya, menyimpan makanan tersebut di dalam kotak pernis tradisional bertingkat (jubako), dan dimakan pada suhu kamar.

Makanan tersebut disimpan di dalam kotak pernis tradisional bertingkat (jubako).
Makanan tersebut disimpan di dalam kotak pernis tradisional bertingkat (jubako). (Next Shark)

Sayuran mendominasi di osechi ryori.

Namun, ada pula ikan bakar, tai (sea bream) dan buri, mochi (kue beras tebal), kaldu bening dengan mochi dan sayuran bakar, udang, teratai dan kesemek kering.

Mochi.
Mochi. (Next Shark)

Ini masih termasuk hidangan yang sederhana, masih banyak sajian yang lebih rumit lagi. (TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved