Jenazah TKI Ini Sulit Dipulangkan ke Kupang. Ini Alasannya

Kasihan benar jenasah TKI yang satu ini. Pergi ke Malaysia dengan baik-baik tetapi tiba-tiba seperti ini....

Jenazah TKI Ini Sulit Dipulangkan ke Kupang. Ini Alasannya
ilustrasi
Ilustrasi TKI 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Jenazah salah satu tenaga kerja wanita (TKW) asal Oelkuku, Desa Kuimasa, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Adel Sovia Mbura Mesah, yang dikabarkan meninggal dunia di Negeri Jiran Malaysia, Kamis, (14/12/2017) lalu, hingga kini belum dipulangkan.

Pasalnya, pengurusan administrasi korban agak sulit karena yang bersangkutan tidak perpanjang masa kontrak secara resmi dan masuk kategori TKW ilegal.

Saat ini PJTKI sudah menyurati KBRI di Malaysia agar jenazah Ade bisa dipulangkan ke Indonesia.

Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kupang, Chris Koroh kepada Pos Kupang, Jumat (29/12/2017) menjelaskan, terkait kematian korban TKW atas nama Adel Sovia Mbura Mesah, pihaknya sudah komunikasi dengan pihak PJTKI.

Langkah yang dilakukan PJTKI adalah menyurati KBRI di Malaysia untuk mengurus pemulangan jenazah Adel ke tanah kelahirannya.

Namun, kata Chris, untuk pengurusan administrasi memang memakan waktu agak lama dan agak rumit.

Pasalnya, korban yang sebelumnya berangkat ke Malaysia secara resmi, setelah masa kontrak selesai, tidak perpanjang secara resmi lagi sehingga dikategorikan sebagai TKW ilegal.

"Memang untuk pulangkan jenazah Adel ke Indonesia prosesnya administrasinya agak rumit. Korban menjadi TKW masuk kategori ilegal sehingga untuk pemulangannya kita belum bisa pastikan. Memang PJTKI sudah surati KBRI tetapi urusan selanjutnya saya belum dapat laporan," kata Chris.

Menurut Chris, dirinya juga sudah menemui keluarga korban untuk menjelaskan status TKW dari Adel.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved