Pilkada Nagekeo
PDIP dan NasDem Resmi Umumkan Dukungan ke Paul-Seli, Ini Jadwal Deklarasinya
Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi tentang dukungan PDI Perjuangan dalam Pilkada Nagekeo tahun 2018.
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM | MBAY - Partai NasDem dan PDI Perjuangan secara resmi mengumumkan dukungan kepada Paulinus Y Nuwa Veto dan Marselinus Fabianus Ajo Bupu (Paul-Seli) untuk bertarung dalam Pilkada Nagekeo tahun 2018.
Dukungan kedua partai politik itu disampaikan Anggota DPR Provinsi NTT danpengurus DPD kedua parpol tersebut, John Elpi Parera dan Patris Lali Wolo di depan keluarga dan pendukung pasangan Paul -Seli di Hotel Sinar Kasih Mbay, Kamis (28/12/2017).
Pengumuman tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi tentang dukungan PDI Perjuangan dalam Pilkada Nagekeo tahun 2018.
Dengan dukungan yang ada, Paul -Seli sesuai rencana akan melakukan deklarasi sekaligus mendaftar ke KPU Nagekeo padab10 Januari 2018 mendatang. Namun sebelum deklarasi dan mendaftar ke KPU, Paul Nuwa Veto bersama keluarga besar akan melakukan peminangan politik kepada Marselinus Fabianus Ajo Bupu ke Boawae.
Penyampaian dukungan Nasdem dan PDIP terhadap Paul -Seli pada Kamis Siang, sekaligus pembentukan Tim Kerja paket tersebut.
Anggota DPRD NTT dari PDIP, Patris Lali Wolo dipercayakan menjadi ketua tim pemenangan paket ini dan John Elpi Parera sebagai wakil ketua dan tujuh tokoh masyarakat dari tujuh kecamatan sebagai koordinator kecamatan.
Nama Marselinus Ado Wawo, Abraham Runga Mali dan Wenslaus Dema dipercayakan sebagai tim advokasi dari paket ini.
Paul dalam sambutan singkatnya, mengatakan, dirinya dan Marselinus Ajo Bupu sesungguhnya tidak memiliki apa-apa.
"Kami mulai dari kekurangan. Kekuatan kami dukungan rakyat. Kami kecil di hadapan rakyat," kata Paul.
Sementara Marselinus Fabianus Ajo Bupu atau biasa disapa Seli mengatakan, kalau mau nyaman dirinya sebenarnya cukup menjadi anggota DPRD Nagekeo.
Namun karena keinginannya membangun Nagekeo lebih cepat, Seli mengaku rela melepas jabatannya sebagai ketua dan anggota DPRD Nahekeo.
"Kami ingin membangun Nagekeo lebih cepat, tepat dan tuntas. Bicara bandara harus ada target. Demikian juga rumah sakit, infrastruktur, pelabuhan harus punya target. Kami datang dengan semangat kaum muda untuk berubah," kata Seli yang mengaku sudah lama mengena Paul sejak masih sama-sama menjadi Anggota DPRD di Ngada.
Anggota DPRD Provinsi NTT mengungkapkan, PDIP menjatuhkan dukungan kepada Paul-Seli setelah melalui pertimbangan yang sangat matang dan panjang.
"Nagekeo butuh pemimpin yang tegas, berani mengambil risiko, tidak takut tidak terpilih lagi. Paul-Seli, dua sosok yang cukup tegas, berani dan siap ambil resiko," kata Patris.
Salah satu tokoh pembentukan Kabupaten Nagekeo, Hendrikus Nio mengatakan, hanya ada satu kunci sukses seorang pemimpin yakni hindari tujuh dosa pokok. Tujuh dosa pokok tersebut antara lain; jangan sombong, jangan kikir, jangan rakus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pilkada-nagekeo_20171228_234309.jpg)