KPU Kabupaten Kupang Wanti-wanti Para Paslon Jelang Pendaftaran 8-10 Januari 2018

Duduk bersama ini merupakan yang ketiga untuk menyampaikan hal-hal teknis terkait pendaftaran nanti.

KPU Kabupaten Kupang Wanti-wanti Para Paslon Jelang Pendaftaran 8-10 Januari 2018
Pos Kupang/Edy Hayon
Ketua KPUD Kabupaten Kupang, Hans Ch. Louk (kanan) saat melantik anggota PPK beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayon

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang selaku penyelenggara pilkada di daerah ini mewanti-wanti para pasangan calon (paslon) untuk menyiapkan berkas persyaratan pendaftaran secara lengkap.

Pasalnya, waktu pendaftaran sangat singkat yakni tanggal 8-10 Januari 2018 sehingga berkas dukungan betul-betul dipersiapkan sehingga tidak menjadi faktor penghambat nantinya.

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk, usai melakukan tatap muka dengan para paslon bersama tim sukses dan partai pengusung di Sekretariat KPU Kabupaten Kupang di Oelamasi, Rabu (28/12/2017), menuturkan, sebelum proses pendaftaran dilakukan, pihaknya selaku penyelenggara telah mengundang paslon bersama timnya untuk duduk diskusi bersama.

Duduk bersama ini merupakan yang ketiga untuk menyampaikan hal-hal teknis terkait pendaftaran nanti.

Pasalnya, untuk lolos tentu pihaknya harus menyeleksi secara ketat persyaratan yang sudah diatur oleh Undang-Undang, sehingga jauh hari sebelumnya, para paslon dan tim sudah bisa mempersiapkan secara baik.

"Kita sudah sampaikan kepada paslon jika sudah mendapat partai pengusung, maka komunikasikan bersama. Lengkapi semua persyaratan yang diisyaratkan Undang-Undang. Pendaftaran sangat singkat yakni tanggal 8-10 Januari 2018. Makanya kita sampaikan memang supaya dari sekarang dipersiapkan. Kita juga minta kalau bisa paslon daftar hari pertama sehingga kalau masih ada kekurangan bisa dilengkapi. Kita wanti-wanti memang sehingga pada saatnya tidak saling menyalahkan satu dengan yang lain," kata Hans.

Khusus mengenai bahan kampanye dan alat peraga, Hans menjelaskan, karena prosesnya harus dilakukan melalui pelelangan maka semua paslon harus persiapkan bahan kampanye dan alat peraga untuk disampaikan kepada KPU. Paslon menyerahkan desainnya sehingga mempermudah KPU dalam proses lebih lanjut seperti tahapan penarikan nomor urut. Dengan mempersiapkan sejak dini diharapkan seluruh proses tahapan berjalan aman dan sukses.

Selain itu, lanjutnya, khusus mengenai waktu pendaftaran diharapkan paslon dan tim tidak perlu membawa massa yang banyak karena akan menimbulkan kegaduhan.

"Kalau saat pendaftaran nanti kita sudah imbau supaya paslon datang dengan tim saja. Jangan sampai kerahkan massa yang banyak bisa menimbulkan gesekan antar pendukung. Apalagi area KPU Kabupaten Kupang sangat sempit sehingga diharapkan para paslon bisa menahan massa pendukungnya," jelasnya.

Menyinggung soal paket independen, Hans mengatakan, saat ini proses pleno hasil verifikasi tingkat kecamatan tengah dilakukan.

Dijadwalkan tanggal 29-30 Desember dilakukan pleno di tingkat kabupaten untuk melihat apakah paslon independen sudah memenuhi persyaratan atau belum.

Jika masih ada kekurangan dukungan, maka diberikan waktu untuk melengkapi sesuai persyaratan kekurangan yang ada dilengkapi dua kali lipat.

"Kita plenokan dulu untuk tahu apakah sesuai syarat atau belum. Kalau masih ada kekurangan dukungan KTP setelah diverifikasi, maka kita sampaikan untuk dilengkapi lagi. Tahapan masih panjang. Kita belum bisa pastikan apakah paslon independen lolos atau tidak karena hasilnya baru kita ketahui saat pleno di kabupaten dulu," tambahnya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved