Gubernur NTT Frans Lebu Raya Mohon Maaf kepada Masyarakat. Apa Kesalahannya?

Dia menyampaikan terima kasih kepada wartawan yang telah mendukung dalam kepemimpinannya selama 10 tahun.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya Mohon Maaf kepada Masyarakat. Apa Kesalahannya?
ISTIMEWA
Drs. Frans Lebu Raya 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya, memohon maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur apabila selama 10 tahun memimpin daerah ini, terdapat kesalahan yang dilakukannya.

Gubernur dan keluarga, juga mengucapkan selamat Hari Natal, 25 Desember 2017 dan Tahun Baru, 1 Januari 2018.

"Saya ucapkan selamat Hari Natal dan Tahun Baru, 1 Januari 2018. Saya bersama keluarga menyampaikan maaf apabila ada yang salah selama saya memimpin Nusa Tenggara Timur," kata Lebu Raya dalam acara Coffee Morning bersama wartawan di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (23/12/2017).

Didampingi Kepala Biro Humas Setda NTT, Drs. Semuel Pakereng,M.Si, Gubernur Frans Lebu Raya, menjelaskan sudah 10 tahun lamanya menempati rumah jabatan dan akan selesai pada Juli 2018.

Dia menyampaikan terima kasih kepada wartawan yang telah mendukung dalam kepemimpinannya selama 10 tahun.

"Saya menyampaikan terima kasih atas dukungan media massa selama 10 tahun kepemimpinan saya. Berkaitan dengan apa yang telah dikerjakan dan apa yang telah kita raih. Tentu semua ini ada saran dan perbaikan," ucapnya.

Gubernur Lebu Raya, mengharapkan harusnya NTT 10 tahun lalu berbeda dengan hari ini. Secara kasatmata bisa melihat sendiri seberapa jauh perubahan bagi Nusa Tenggara Timur. Banyak orang sudah memiliki kemampuan untuk berbelanja dan ini menandakan pertumbuhan ekonomi semakin baik.

"Sekarang banyak orang memiliki kemampuan untuk membeli mobil. Berarti ini terjadi perubahan. Mari kita lebih secara objektif melihatnya. Tentu masih ada juga yang kurang," tambah Lebu Raya.

Di hadapan puluhan wartawan, Gubernur Lebu Raya, mengurai sejumlah keberhasilan, terutama dalam upaya mengentasan kemiskinan.

Menurutnya, sejak memangku jabatan sebagai Gubernur NTT pada tahun 2008 lalu, persentase kemiskinan sebesar 27,58 persen. Kemudian sempat menurun hingga 19 persen dan kembali naik akibat pengaruh faktor eksternal.

Halaman
12
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved