Translok Gezu Mulai Ditempati, Bupati Nagekeo: Jangan Jual Tanah dan Rumah

Translok Ikiseo-Gezu menampung 300 KK, terdiri dari 150 KK satuan pemukiman baru dan 150 KK pada satuan pemukiman pugar.

Translok Gezu Mulai Ditempati, Bupati Nagekeo: Jangan Jual Tanah dan Rumah
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Bupati Negekeo, Elias Djo menyerahkan peralatan pertanian kepada penghuni Translok Ikiseo-Gezu di Keo Tengah, Rabu (20/12/2017) 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Bupati Nagekeo, Elias Djo mengingatkan warga yang menempati pemukiman Translok Ikiseo-Gezu tidak menjual tanah dan rumah Translok.

Jika melanggar maka pemerintah tidak segan-segan mengalihkan tanah dan rumah ke orang lain.

Elias Djo menyapaikan hal tersebut kepada 50 kepala keluarga (KK) transmigran yang menempati Translok Ikise-Gezu tahap pertama, Jumat (22/12/2017).

Translok Ikiseo-Gezu, Kecamatan Keo Tengah telah diresmikan Direktur Penataan Penyebaran Penduduk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rabu (20/12/2017).

Translok Ikiseo-Gezu menampung 300 KK, terdiri dari 150 KK satuan pemukiman baru dan 150 KK pada satuan pemukiman pugar.

Bersama dengan pembangunan pemukiman Translok, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga membangun fasilitas umum, yakni jalan poros dengan lebar 8 meter sepanjang 2,25 Km.

Selain itu, jalan desa/jalan lingkungan dengan lebar 6 meter sepanjang 1,3 Km, gorong-gorong 4 unit.

Selanjutnya, rumah transmigrasi dan jamban keluarga 50 unit, rumah kepala unit pemukiman transmigrasi satu unit, gudang satu unit, pengadaan dan pemasangan jaringan listrik PLTS 52 unit dan sarana air bersih.

Selain rumah dan fasilitas umum, pemerintah juga menyiapkan lahan usaha seluaa 50 hektar dengan pekerjaan tebas, bersih dan kumpul dengan kondisi lahan siap olah.

Halaman
12
Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved