Peringati Hari Ibu, Dinas Pemberdayaan Perempuan NTT Menggelar Acara yang Menarik Ini

Dialog interaktif yang disiarkan secara langsung melalui Radio Trilolok Kupang dilaksanakan untuk memperingati

Peringati Hari Ibu, Dinas Pemberdayaan Perempuan NTT Menggelar Acara yang Menarik Ini
ISTIMEWA
Pimpinan dan jajaran DP3A NTT bersama organisasi PIA Ardya Garini, Jalasenastri, Persit Kartika Chandra Kirana dan Bhayangkari di Restoran Nelayan, Kupang, Jumat (22/12/2017). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi NTT, menggelar talkshow bertajuk "Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan manusia dan Ketidakadilan Ekonomi Perempuan".

Talkshow berlangsung di Restoran Nelayan, Kupang, Jumat (22/12/2017).

Dialog interaktif yang disiarkan secara langsung melalui Radio Trilolok Kupang dilaksanakan untuk memperingati Hari Ibu ke-89.

Adapun tema peringatan yaitu "Perempuan Berdaya, Indonesia Hebat", dengan menghadirkan tiga pembicara yang berkompeten dalam bidang perempuan dan perlindungan anak.

Kepala DP3A NTT, Dra. Bernadeta M. Usboko,M.Si (tengah) didampingi Veronika Ata, SH (kanan) dan Merci Djone.
Kepala DP3A NTT, Dra. Bernadeta M. Usboko,M.Si (tengah) didampingi Veronika Ata, SH (kanan) dan Merci Djone. (ISTIMEWA)

Ketiga pembicara itu, antara lain, Kepala DP3A NTT, Dra. Bernadeta M. Usboko,M.Si.Dia membawakan materi dari sisi kebijakan.

Ketua Lembaga Perempuan dan Anak (LPA), Veronika Ata,SH, melihatnya dari sisi menolak keras human trafficking dan optimalisasi tumbuhkembang anak serta Merci Djone, Kepala Divisi Hukum dan HAM NTT, membedah dari sisi regulasi.

Kepala DP3A NTT, Bernadeta Usboko, mengatakan talkshow bertajuk akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia dan ketidakadilan ekonomi perempuan, memiliki makna ganda dalam mempertahankan hak-hak perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut, selain untuk memperingati Hari Ibu, kata Usboko, juga untuk memperingati perjuangan perempuan terkait peran dan eksistensinya dalam berbagai sektor kehidupan dan pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan.

Narasumber dan peserta talkshow pose bersama di Restoran Nelayan, Kupang, Jumat (22/12/2017).
Narasumber dan peserta talkshow pose bersama di Restoran Nelayan, Kupang, Jumat (22/12/2017). (ISTIMEWA)

Secara khusus, untuk mendorong kesetaraan dan keadilan jender juga kesetaraan hak kewajiban dalam mewujudkan demokrasi yang partisipatif.

"Fakta menunjukan kondisi perempuan dan anak selalu menjadi korban human trafficking, korban eksploitasi ekonomi maupun seksual. Kemudian masih adanya ketidakadilan dalam menghargai hak-hak perempuan seiring meningkatnya kasus perceraian. Sehingga kami mendorong kaum perempuan untuK sadar akan harkat dan martabatnya," jelas Bernadeta Usboko.

Melalui kegiatan itu, tambah Usboko, untuk menarik perhatian kaum ibu dari berbagai organisasi perempuan, bersepakat memahami dan berbicara terkait hak-hak perempuan dengan membuka ruang partisipasi bagi perempuan dan anak.

Ketua LPA NTT, Veronika Ata menekankan soal bagaimana bentuk penanganan kasus-kasus terhadap perempuan dan anak dengan merujuk pada regulasi. Baik itu, kasus eksploitasi terhadapa perempuan dan anak maupun berbagai kasus yang bertentangan dan melanggar hak-hak perempuan maupun anak.

Para peserta talkshow pose bersama di Restoran Nelayan, Kupang, Jumat (22/12/2017).
Para peserta talkshow pose bersama di Restoran Nelayan, Kupang, Jumat (22/12/2017). (ISTIMEWA)

Ikut serta dalam dialog interaktif memperjuangkan hak perempuan dan optimalisasi tumbuhkembang anak, perwakilan berbagai unsur organisasi perempuan yang terdapat di Kota Kupang.

Pia Ardya Garini, Jalasenastri, Persit Kartika Chandra Kirana, Bhayangkari, Wanita GMIT, Pusat Pelayanan Terpadu Pembangunan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A), Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), Lembaga Perlindungan Anak (LPA), Hukum dan HAM NTT, Tempat Penitipan Anak (TPA), Dharma Wanita dan Tim Penggerak PKK.

Demikian siaran pers dari Wilson Boymau, Biro Humas Setda Provinsi NTT. (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved