Nelayan Kuta Sumba Timur Mengeluh Soal Alat Tangkap Ikan

Ini keluhan dari nelayan di Kuta, Kabupaten Sumba Timur terkait dengan peralatan yang mereka miliki

Nelayan Kuta Sumba Timur Mengeluh Soal Alat Tangkap Ikan
Pos Kupang/Robert Ropo
Andreas Kopa Rihi sedang memperbaiki jaring pukatnya, Minggu (17/12/2017) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG, COM | WAINGAPU - Nelayan asal Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur mengaku tidak memperoleh ikan saat melaut karena tidak ada ketersedian alat tangkap ikan.

Nelayan setempat, Andreas Kopa Rihi ketika ditemui Pos Kupang di kampung Kuta, desa setempat, Minggu (17/12/2017) mengakui, selain sebagai petani ladang, ia juga sebagai petani nelayan.

Selama ini, kata Kopa Rihi, dia pergi melaut hanya menggunakan perahu sampan dan memacing ala tradisional.

Kopa Rihi mengaku ia pergi melaut pada pukul 19.00 Wita atau jam 7 malam dan pulang pada pagi hari di hampir setiap malam hanya paling tinggi memperoleh tangkapan ikan hanya satu ikat dengan jumlah bervariasi dari 6 sampai 7 ekor ikan tergantung besarnya ikan hal itu dikarenakan dia masih menggunakan alat tangkap yang sederhana.

Kopa Rihi juga mengatakan, ia juga sudah memiliki pukat untuk menangkap ikan, namun menebar pukat tersebut pakai jalan di pinggiran laut, sebab pukat tersebut tidak bisa menjala ikan di pedalaman laut karena tidak ada perahu motor. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved