Berita Timor Rote Sabu

Pemilik Kendaraan Senang Denda Pajak Dibebaskan

Sejumlah pemilik kendaraan bermotor di TTU merasa senang karena denda pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan dibebaskan.

Pemilik Kendaraan Senang Denda Pajak Dibebaskan
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Pemilik kendaraan bermotor saat menunggu pelayanan administrasi kendaraan di Kantor Samsat Kabupaten TTU, Jumat (15/12/2017 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|KEFAMENANU--Sejumlah pemilik kendaraan bermotor di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) merasa senang karena denda pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan dibebaskan.

Keringanan ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur NTT nomor 30 tahun 2017 tentang Pembebasan Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Aloysius, saat ditemui Pos Kupang di Kantor Samsat TTU, Jumat (15/12/2017) mengatakan, ia merasa senang karena denda pajak kendaraan bermotor dibebaskan. Ia hanya membayar pajak pokok.

"Kebijakan ini sudah meringankan masyarakat. Terima kasih pada pemerintah yang telah membuat kebijakan seperti ini," kata Kefi.

Yustina Kefi, mengaku bersyukur bisa mendapat keringanan saat membayar pajak kendaraan roda dua. Pajak kendaraannya sudah lima tahun belum dibayar.

Setelah mendengar informasi pembebasan pajak kendaraan, Yustina langsung datang membayar. Denda pajak kendaraan selama lima tahun dibebaskan. Ia hanya membayar pajak pokok sebesar Rp 1.726.000.

"Sudah lima tahun belum bayar pajak motor karena motor taduduk. Tadi saat mau bayar, pegawai bilang, denda pajak dibebaskan sehingga saya hanya bayar pajak pokok.
Ini sangat ringan bagi saya. Saya bersyukur dengan adanya keringanan ini," kata Yustina.

Warga lainnya, Seth Besie mengaku senang karena kebijakan ini sangat membantu. Ia mendapat denda pajak satu tahun sekitar puluhan ribu. Dengan kebijakan ini, denda pajaknya dihapus. Ia hanya membayar pajak pokok.

Kepala Seksi Verifikasi Kantor UPT Dinas PPKAD Provinsi NTT, Yohanes Jago kepada Pos Kupang mengatakan,
penerapan Peraturan Gubernur NTT nomor 30 tahun 2017 mulai tanggal 15 Desember sampai dengan 15 Maret 2017.

Jago mengharapkan kepada pemilik kendaraan di Kabupaten TTU agar memanfaatkan kesempatan ini, karena penerapan Peraturan Gubernur NTT nomor 30 tahun 2017 ini sampai dengan tanggal 15 Maret 2018. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved