Pendemo Dicekik Leher, Kapolres Manggarai Minta Maaf

Aksi unjuk rasa PMKRI Ruteng di dekat Polres setempat berkaitan dengan peringatan hari anti korupsi saat itu, berbuntut keributan.

Pendemo Dicekik Leher, Kapolres Manggarai Minta Maaf
istimewa
AKBP Marselis Sarimin 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Servan Mammilianus

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin meminta maaf kepada PMKRI Cabang Ruteng dan semua komponen masyarakat atas kejadian saat berlangsungnya aksi unjuk rasa puluhan aktivis PMKRI, Sabtu (9/12/2017).

"Saya memohon maaf atas kejadian tadi. Tentunya secara internal, saya akan menindak oknum anggota yang diduga melakukan kekerasan terhadap anggota PMKRI. Saat ini saya sedang berada di Jakarta. Dari hati yang paling dalam, sekali lagi saya minta maaf atas tindakan anggota saya," kata Marselis.

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa PMKRI Ruteng di dekat Polres setempat berkaitan dengan peringatan hari anti korupsi saat itu, berbuntut keributan.

Oknum anggota Polres Manggarai diduga melakukan pemukulan terhadap beberapa anggota PMKRI.

Keributan bermula ketika para mahasiswa meneriakan yel yel perjuangan.

"Polisi-polisi di mana otakmu, polisi-polisi di mana otakmu," teriak sebagian aktivis PMKRI.

"Di pantat," jawab peserta aksi lainnya.

Hal itu memancing emosi beberapa anggota polisi, lalu menerobos barisan demontran yang hendak meninggalkan lokasi itu.

Selanjutnya sempat adu argumentasi antara polisi dengan peserta aksi.

Polisi kemudian mendorong dan memukul sejumlah aktivis PMKRI.

Demo oleh PMKRI Ruteng dilakukan bertepatan dengan Hari Anti Korupsi.

Aksi berlangsung di Mapolres Mangggarai, Sabtu (9/12/2017), berujung pada pendemo dicekik leher dan diancam lehernya dipatah.

Pendemo yang dicekik oknum polisi, diketahui bernama Serfas Jemorang.

Peristiwa tersebut memantik suasana semakin panas, namun bisa diredam polisi lainnya.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved