Komunitas Pustaka Jalanan Leko Kupang Gelar Festival Seni

Tpoi Ton dalam masyarakat Dawan adalah agar hujan turun teratur, tanah diberkati, dan benih yang ditanam kelak bisa bertumbuh subur

Komunitas Pustaka Jalanan Leko Kupang Gelar Festival Seni
POS KUPANG/ANDRI ATAGORAN
Seniman asal Jepang, Tayuko Matsumura menjelaskan berbagai karyanya kepada para pengunjung Festival Seni Tpoi Ton di Aula Utama Museum Provinsi NTT, Kupang, Sabtu (9/12/2017) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Andri Atagoran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komunitas Pustaka Jalanan Leko Kupang menggelar Festival Seni, Festifal Seni Tpoi Ton di Aula Utama Museum Provinsi NTT.

Koordinator Pustaka Jalanan Leko Kupang, Herman Efryamto Tanouf mengatakan, festival ini dikatakan bertaraf internasional karena dihadiri sejumlah seniman dari negara lain.

"Kita ajak teman-teman seniman dari negara lain dan kehadiran mereka juga bertujuan mengajak generasi muda menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal melalui berbagai karya seni," jelas Tanouf di Aula Utama Museum Provinsi NTT, Sabtu (9/12/2017).

"Kami juga berharap kehadiran para seniman nasional dan internasional ini menyebarkan energi positif bagi generasi muda dalam berkarya," lanjutnya.

Tpoi Ton, jelas Tanouf, adalah ritual adat dalam tradisi masyarakat Dawan, Timor Tengah Utara (TTU) menyambut hujan musim tanam (ul ton).

"Tujuan ritual adat Tpoi Ton dalam masyarakat Dawan adalah agar hujan turun teratur, tanah diberkati, dan benih yang ditanam kelak bisa bertumbuh subur," jelas Tanouf

"Festival Seni Tpoi Ton ini mengangkat filosofi bahwa kita ingin menghikamti hujan yang turun ke bumi sesuai kondisi aktual saat ini," tandasnya.

Selain itu, pameran karya seni rupa, pementesan teater dan monolog serta kecan buku merupakan sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh para seniman Kota Kupang dan luar NTT, dan mancanegara.

Tayuko Matsumura peseni rupa asal Jepang hadir bersama karya-karya sketsanya dalam festival tersebut.

Kartunis Timor Leste, Mando Soriano, dan Gus Noy dari Balikpapan adalah sejumlah seniman nasional yang juga turut berpartisipasi dalam festival ini.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni sejak Jumat (8/12/2017) hingga Sabtu (9/12/2017).(*)

Penulis: Andri Atagoran
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved