Rumahnya Terendam Banjir, Laurensius Marah Pemda TTU

Banjir mengalir di bahu dan badan jalan El Tari menggenangi rumah Laurenrius di RT 34, RW 08 Kelurahan Kefa Selatan.

Rumahnya Terendam Banjir, Laurensius Marah Pemda TTU
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Genangan air di jalan El Tari Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara akibat tidak adanya drainase, Jumat (9/12/2017). 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Hujan lebat mengguyur Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Jumat (8/12/2017) sore.

Beberapa wilayah, termasuk Kelurahan Kefamenanu Selatan, terjadi banjir.

Sejumlah rumah warga terendam banjir, di antaranya rumah Laurensius Akoit.

Laurensius pun marah-marah kepada pemerintah karena tidak memperhatikan pembangunan drainase.

Ditemui di kediamannya, Laurensius kesal karena merasa tidak nyaman setiap musim hujan.

Saat diwawancara, Laurensius basah kuyup. Ia hanya mengenakan celana pendek.

"Tiap kali hujan saya tidak tenang. Saya harus keluar rumah biar hujan deras untuk pele air supaya tidak masuk di dalam rumah," katanya kecewa.

Laurensius mengatakan, banjir mengalir di bahu dan badan jalan El Tari menggenangi rumahnya di RT 34, RW 08 Kelurahan Kefamenanu Selatan.

Menurutnya, air sering tergenang karena kondisi jalan landai dan tanpa ada drainase.

Semakin deras hujan, semakin tinggi pula air tergenang dan akhirnya masuk ke rumah Laurensius.

Apalagi letak rumahnya lebih rendah dari jalan.

Dikatakan, setiap hujan turun, Laurensius mulai khawatir dan ia bersiaga untuk membendung banjir dari jalan.

Namun karena hujan deras dan berlangsung lama, air tetap meluap.

Laurensius mengatakan, sudah sering melaporkan kejadian itu kepada pemerintah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Dinas Pekerjaan Umum namun tidak ada solusi.

Dia berharap ada pembangunan drainase sepanjang Jalan El Tari. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved