Kasus Laka Lantas Delvis di Sumba Timur Sudah Selesai

Ini penjelasan dari pihak Polda NTT terkait dengan kasus kecelakaan lalulintas yang menimpa Delvis di Sumba Timur

Kasus Laka Lantas Delvis di Sumba Timur Sudah Selesai
Pos Kupang/Eflin Rote
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast SIK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol Jules A Abast mengatakan kasus kematian Delvis Indri Putra Manoraga telah selesai. Pihak pengadilan telah memutuskan tersangka JWD bersalah dan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan pada tanggal 25 April 2017 lalu.

JWD diputuskan bersalah telah menabrak siswa SMPN 1 Rindi Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur hingga tewas.

"Pelakunya sudah diputus bersalah dan pidana penjara 1 tahun 6 bulan. Polres Sumba Timur dan Kejaksaan juga sudah menyatakan kalau itu kasus laka lantas. Kalau ada novum baru keluarga bisa langsung ke pengadilan tanpa melalui kami," ujar Jules, Rabu (6/12/2017) di Kupang.

Jules menambahkan, pihak keluarga yang merasa memiliki bukti baru harus ke pengadilan untuk menyerahkan bukti baru yang menyatakan kalau anaknya meninggal bukan karena laka lantas tapi dibunuh.

Ia menambahkan pihaknya tetap menerima laporan jika ada yang merasa dirugikan.

"Namanya masyarakat buat laporan kami terima. Penyelidikan itu prosesnya panjang, harus kita buktikan apa yang menurut bapaknya bilang anaknya meninggal bukan karena kecelakaan," ucapnya

Menurut Jules, keluarga korban juga sudah menerima santunan jasa raharja.Delvis Indri Putra Manoraga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Sumba Timur.

Namun pihak keluarga menduga Delvis meninggal karena dianiaya. Hal ini terlihat dari status facebook yang dibagikan sang ayah. (*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved