Minat Baca Masyarakat Ternyata Masih Rendah

Kepala perpustakaan NTT menyarankan hal ini kepada peserta seminar terkait dengan soal minat baca

Minat Baca Masyarakat Ternyata Masih Rendah
Pos Kupang/Gordi Donofan
Peserta seminar di UKAW Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala perpustakaan NTT, Frederik Tielman, mengatakan, minat baca masyarakat sampai saat ini masih rendah.

Berdasarkan susenas pada tahun 2016 menunjukan pembaca surat kabar, majalah dan buku sangat sedikit ketimbang menonton acara televisi.

"90 persen masyarakat lebih suka menonton televisi dan 18 persen yang baca koran, majalah dan baca buku. Kenapa orang cenderung menonton acara televisi karena disana ada bintang favorit seperti artis Korea, India dan lain-lain. Sehingga minat baca sangat kurang," ungkap Frederik Tielman.

Ia mengatakan itu saat menyampaikan materi pada seminar nasional dan Forum Literasi UKAW Kupang, Senin (4/12/2017).

Peserta seminar di UKAW Kupang
Peserta seminar di UKAW Kupang (Pos Kupang/Gordi Donofan)

Ia mengatakan, ada undang-undang yang mengatur bahwa karya tulis berupa buku yang diproduksi di NTT wajib menyerahkan kepada perpustakaan daerah.

"Banyak karya dan produk di daerah belum ada koleksinya di perpustakaan NTT," ungkap Tielman.

Ia mengatakan, hoax dan plagiarisme yang terjadi saat ini itu baik konvesional maupun digital.

"Yang kita harapkan adalah masyarakat mampu menterjemahkan literasi informasi yang benar. Ini demi meningkatkan literasi ke arah yang lebih baik," ungkap Tielman.

Tielman mengungkapkan, perilaku plagirisme itu merupakan bentuk pengambilan pikiran orang dijadikan pemikiran sendiri.

"Itu karena malas membaca sehingga copy paste dari orang lain, dari internet, karya ilmiah orang lain," ungkapnya.

Ia menegaskan, perilaku plagiarisme harus dilawan. Lawanya yaitu dengan rajin membaca, menulis guna meningkatkan literasi dibidang informasi. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved