Kepausan

Paus Fransiskus Bertemu Pengungsi Rohingya, Ini yang Dikatakan Pemimpin Umat Katolik Itu

Paus Fransiskus dikenal sebagai pembela hak-hak pengungsi dan berulang kali mengungkapkan pembelaannya

Paus Fransiskus Bertemu Pengungsi Rohingya, Ini yang Dikatakan Pemimpin Umat Katolik Itu
AFP/Tiziana Fabi
Paus Fransiskus 

Kata "Rohingya" secara politik sensitif di negara yang berpenduduk mayoritas Budha ini karena mereka menganggap Rohingya bukan etnis, melainkan pendatang dari Bangladesh.

Paus sempat dikritik oleh para aktivis HAM dan pengungsi karena tidak menggunakan kata "Rohingya" selama di Myanmar.

Paus tidak mengunjungi kamp pengungsi, melainkan di Dhaka saat bertemu dengan sekelompok pengungsi Rohingya di ibu kota Bangladesh itu.

Namun pengungsi mengungkapkan kebahagiannya karena Paus akhirnya menggunakan lagi kata "Rohingya". Para pengungsi yakin pertemuan dengan Paus memiliki dampak yang besar.

"Ini pertama kalinya pemimpin besar dunia mendengarkan kami," kata pria Rohingya berusia 29 tahun bernama Mohammad Zubair.

"Pertemuan ini akan mengirimkan pesan yang jelas kepada para pemimpin dunia," tutup dia seperti dikutip AFP.

Editor: Putra
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved