Sebelum Lukai Jarut, Anci Kejar Dua Warga Pakai Tombak dan Parang

Kedua warga yang dikejar Anci yakni Jeremias Haman dan Benediktus Udin (31).

Sebelum Lukai Jarut, Anci Kejar Dua Warga Pakai Tombak dan Parang
ISTIMEWA
Bonaventura Anci yang tewas setelah ditembaki polisi, Minggu (26/11/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Sebelum melukai Siprianus Jarut (60), Bonaventura Anci yang sakit jiwa alias gila sempat mengejar dua warga Kampung Nontol, Desa Golo Ncuang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai menggunakan tombak dan parang.

Kedua warga yang dikejar Anci yakni Jeremias Haman dan Benediktus Udin (31).

Namun kedua warga ini lolos dari kejaran Anci sehingga tidak terluka.

Baca: Usai Tikam Warga, Aparat Polsek Cibal Lumpuhkan Anci Pakai Timah Panas

Namun nasib sial menimpa Siprianus Jarut (60). Jarut yang tak tahu-menahu dikejar lalu ditikam hingga mengalami luka tusuk di bagian tengkuk dan punggung.

Jarut yang sempat berusaha menyelamatkan diri tidak bisa mengalahkan kejaran Anci.

Baca: Tsania Marwa Tulis Surat Terbuka untuk Calon Istri Atalarik Syah, Netizen: Sabar Mba . . .

Kini Jarut dirujuk ke RSUD Ruteng guna menjalani perawatan medis.

"Jadi awalnya Anci kejar dua warga, tapi keduanya selamat. Sekitar pukul 11.00 wita, Minggu (26/11/2017), ia berulah dan mengejar Jarut. Jarut pun terluka di tangan Anci," kata Kapolres Manggarai, AKBP Drs. Marselis Sarimin K,M.Pd melalui Kasubag Humas, Ipda Daniel Djihu kepada Pos Kupang di Ruteng, Minggu (26/11/2017) malam.

Daniel menjelaskan, warga yang menyaksikan ulah Anci lalu melapor ke Polsek Cibal.

"Kapolsek Cibal, Iptu Domi Hima dan anggota serta Danpos Cibal lalu ke Kampung Nontol. Di lokasi kapolsek lalu melihat Anci mau menyerang petugas. Sempat Kapolsek Cibal melepas tembakan peringatan dua kali, tapi Anci tetap tidak mau melepas tombak dan parang di tangannya. Kapolsek Cibal lalu melepaskan tembakan ke arah Anci sehingga ia terjatuh. Anci pun meninggal dunia dan dibawa ke Puskesmas Pagal untuk divisum. Korban yang terluka atas nama Siprianus Jarut langsung dievakuasi keluarga ke RSUD Ruteng. Anci telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman," papar Daniel.

Baca: Teluk Maumere Raih Penghargaan API 2017, Bupati Sikka: Ini Motivasi untuk Kita Berbenah Lebih

Daniel menegaskan, Anci selama ini sakit jiwa. Ketika kambuh lagi, ia berulah mengejar warga memakai parang dan tombak.

"Anci sakit jiwa sehingga warga ketakutan saat Anci berulah di Kampung Nontol," tutur Daniel. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved