Kades Alkani Dilaporkan ke Polisi. Ini Jawabannya Atas Laporan Itu

Kepala Desa Alkani, Kabupaten Malaka tidak gentar soal laporan warga terkait dugaan penggelapan dana desa

Kades Alkani Dilaporkan ke Polisi. Ini Jawabannya Atas Laporan Itu
Pos Kupang/Dion Kota
Kades Alakni, Emanuel Bria

Laporan Reporters POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Kepala Desa Alkani, Kecamatan Wewiku, Emanuel Bria mengaku siap mengikuti proses hukum pasca dilaporkan warganya ke Polres Belu atas dugaan penggelapan dana desa.

Dirinya menegaskan siap membuktikan jika tudingan yang dilayangkan kepadanya tidak benar.

Hal tersebut diungkapnya saat ditemui POS-KUPANG.COM di rumahnya, Sabtu ( 25/11/2017) pagi.

Emanuel mengatakan, sudah membaca pemberitaan di media terkait tudingan yang diarahkan kepadanya.

Ia menjelaskan, terkait tudingan menggelapan honor aparat desa lama senilai 22 juta untuk bulan Januari dan Februari tidaklah benar.

Alasan mengapa belum dibayarkan honor tersebut karena sampai saat ini dana desa tahap II belum dicairkan.

Ia mengaku ada dua alasan mengapa tidak membayarkan honor aparat desa lama saat pencairan tahap I.

Pertama, ia menilai aparat desa lama sudah tidak aktif lagi masuk kantor sejak bulan Januari 2017. Kedua, SK aparat desa yang lama masa berlakunya sudah habis terhitung tanggal 31 Desember 2016.

"saat pencairan dana desa tahap I, saya sudah terlanjur membayarkan honor bulan Januari dan Februari kepada aparat desa yang baru. Setelah saya bayarkan baru datang surat himbauan dari pihak kecamatan yang mengatakan, jika aparat desa lama masih berhak menerima honor bulan Januari dan Februari," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved