Suami Istri Korban Lakalantas

Keluarga Mengaku Ikhlas

Polda NTT dan keluarga Brigpol Herman Lette telah menyampaikan permohonan maaf dan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga.

Penulis: Eflin Rote | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/EFLIN ROTE
Karangan bunga dari Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Agung Sabar Santoso sebagai ungkapan belasungkawa kepada keluarga korban tabrakan. 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Pendeta Daud Tari, perwakilan keluarga korban lakalantas di Bonipoi, mengatakan, pihak Polda NTT dan keluarga Brigpol Herman Lette telah menyampaikan permohonan maaf dan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga.

"Kami sudah terima musibah ini dengan ikhlas, proses selanjutnya kami serahkan kepada institusi yang lebih tahu. Kami memaafkan tanpa syarat. Ini jadi peristiwa iman keluarga kami," ujar Daud ketika ditemui di rumah duka di kawasan Nunhila, Rabu (22/11/2017).

Baca: Ratna Masih Shock, Rencana Pernikahannya Tertunda Karena Kematian Sang Ibu

Daud melanjutkan, dendam tidak mampu mengembalikan saudari mereka yang telah pergi. Ia justru berharap, Brigpol Herman Lette, pelaku penabrakan bisa kembali berkonsentrasi berkonsentrasi mempersiapkan diri untuk melanjutkan tugasnya sebagai abdi negara.

Baca: Marten Toda Masih Kritis, Ditabrak Setelah Belanja di Toko

Sementara suami Lodia, Marten Bale Toda mengalami cedera serius di bagian kepala. Saat ini Marten sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam Kupang. Marten telah menjalani operasi tahap pertsma. Nantinya Marten akan menjalani operasi tahap dua. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved