Suami Istri Korban Lakalantas

Ratna Masih Shock, Rencana Pernikahannya Tertunda Karena Kematian Sang Ibu

Beberapa karangan bunga tanda ucapan belasungkawa dari Kapolda NTT, Kapolres Kupang Kota hingga Walikota dan Wakil Walikota

Ratna Masih Shock, Rencana Pernikahannya Tertunda Karena Kematian Sang Ibu
POS KUPANG/EFLIN ROTE
Karangan bunga dari Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Agung Sabar Santoso sebagai ungkapan belasungkawa kepada keluarga korban tabrakan. 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tiga buah tenda berdiri di depan rumah Marten Bale Toda. Terlihat kerabat dan tetangga berdatangan, saling memberikan ciuman hidung kemudian masuk ke dalam rumah duka.

Beberapa karangan bunga tanda ucapan belasungkawa dari Kapolda NTT, Kapolres Kupang Kota hingga Walikota dan Wakil Walikota berdiri tegak di teras rumah.

Harusnya, Jumat (24/11/2017) mendatang, anak perempuan Lodia Bale Toda-Tari, korban kecelakaan di Kelurahan Bonipoi akan melangsungkan pernikahan.

Baca: BREAKING NEWS: Tewas Tergencet Mobil di Bonipoi Kupang, Simak Videonya!

Namun, pernikahan tersebut harus batal karena kedua orangtuanya mengalami kecelakaan, Selasa (22/11/2017) lalu.

Kecelakaan tersebut menewaskan sang ibu. Sementara kondisi sang ayah masih kritis dan telah menjalani operasi di Rumah Sakit Siloam Kupang.

Perwakilan keluarga, Pendeta Daud Tari mengatakan, Ratna masih shock dengan kejadian yang menimpa kedua orangtuanya.

Pemberkatan pernikahan yang sedianya dilaksanakan di Gereja Baithel Nunhilla ditunda dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Keluarga masih terlalu berduka.

Daud berkisah, siang itu Ratna dan calon suami hendak mengikuti kegiatan pastoral untuk mempersiapkan pernikahannya.

Halaman
12
Penulis: Eflin Rote
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved