Suami Istri Korban Lakalantas
Lagi Sedang Mempersiapkan Pernikahan Putri Mereka
"Sebelum ke gereja mereka ke pasar Oeba. Sepulangnya dari pasar mereka mampir mau belanja, baru ke gereja. Saat belanja itu mereka ditabrak."
Penulis: Andri Atagoran | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Andri Atagoran
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pasangan suami istri, Marten Bale Toda dan Lodianti Bale Toda Tari, korban Lakalantas di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Bonipoi, ternyata sedang mempersiapkan pernikahan anak perempuan mereka, Ratnasari Bale Toda.
Menurut rencana, pernikahan putri mereka berlangsung di Gereja Bethel Nunhila, Jumat (24/11/2017).
Hal ini diketahui setelah Pos-Kupang.com menyambangi rumah duka di wilayah RT 17 RW 4, Kelurahan Nunhila, Selasa (21/11/2017) siang.
Seorang anggota keluarga korban yang meminta namanya tidak dipublikasi, menuturkan, suami istri tersebut berencana mengahadiri kebaktian di Gereja Bethel Nunhila sebagai persiapan pernikahan anak perempuan mereka.
"Sebelum ke gereja mereka ke pasar Oeba. Sepulangnya dari pasar mereka mampir mau belanja, baru ke gereja. Saat belanja itu mereka ditabrak," ujar sumber tersebut.
Peristiwa lakalantas yang terjadi di depan Toko Bumi Indah itu menewaskan Lodianti Bale Toda Tari.
Sedangkan suaminya, Marten Bale Toda kritis sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
Masih menurut sumber tersebut, Marten dirawat di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang.
Saat menjenguknya di rumah sakit, Marten sempat memintanya untuk mengecek keadaan istrinya, Lodianti.
"Tadi suaminya sempat ngobrol sama saya di rumah sakit, dia minta tolong cek keadaan istrinya karena dia tidak tahu istrinya meninggal di tempat," ujarnya.
Menurut sumber itu, Marten sempat berdiri sesaat setelah kecelakaan tapi langsung terjatuh karena darah begitu banyak mengucur dari kepalanya.
Informasi yang diperoleh, Marten dan Lodianti bekerja sebagai pedagang di pasar Oeba.
Keduanya menjual ikan kering dan Sembako.
Marten dan Lodianti ditabrak di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Bonipoi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Selasa (21/11/2017) sekitar pukul 11.00 Wita.
Saat itu keduanya baru saja keluar dari Toko Bumi Indah.
Lodianti tewas di tempat. Diduga korban tergencet mobil.
Lakalantas itu melibatkan dua mobil, yaitu mobil pikap Suzuki Carry DH 30 A dan mobil Mobilio dengan nomor polisi DH 1250 AZ.
Kemungkinan sopir hilang kendali sehingga mobil pikap berwarna hitam dengan bis hijau menabrak korban, kemudian menabrak bagian belakang mobil Mobilio.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lakalantas-di-bonipoi_20171121_133126.jpg)