Kasus PT Sasando: Ditanya Hakim, Apakah Sekda Kota Kupang Terima Uang. Ini Jawabannya

Ini reaksi sekda kota kupang saat hakim mencecarinya dengan sejumlah pertanyaan terkait kasus PT Sasando

Kasus PT Sasando: Ditanya Hakim, Apakah Sekda Kota Kupang Terima Uang. Ini Jawabannya
Pos Kupang/Gaudano Colle
Sekertaris Daerah Kota Kupang ketika diperiksa di persidangan kasus PT Sasando dengan terdakwa Yulius Ndouzo 

Laporan Reporter Pos Kupang, Gaudiano Colle

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sidang lanjutan kasus PT. Sasando dengan terdakwa Yulius Ndouzo kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kupang pada Selasa (21/11/2017).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi tersebut menghadirkan mantan Walikota Kupang Jonas Salean dan Sekretaris Daerah Kota Kupang Bernadus Benu.

Bernadus Benu diperiksa dalam kaitannya sebagai mantan Komisaris PT Sasando Kupang.

Ia dicecar seputar mekanisme pengadaan alat fotocopy dan material kandang ayam yang dibeli menggunakan dana penyertaan dari Pemkot Kupang sejumlah Rp. 2.000.000.000.

Karena jawaban kurang memuaskan, hakim ketua Fransiska DP Nino menanyakan, apakah Bernard juga menerima uang atau tidak.

"Tidak, saya tidak terima," jawab Bernard sembari menggelengkan kepalanya perlahan.

Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh hakim ketua lantaran pertanyaan soal mekanisme lelang yang seharusnya dilaksanakan untuk pengadaan mesin fotocopy dan material pembuatan kandang ayam tidak dijawab dengan baik oleh Bernardus sehingga pertanyaan tersebut diulang-ulang oleh hakim.

"Laporan yang datang ke saya itu selalu terlambat, makanya tidak ada mekanisme lelang," jawab Bernadus di persidangan.

"Lantas sebagai komisaris yang bertugas mengawasi PT. Sasando, apa yang anda lakukan? Anda pasti mengerti tugas dari komisaris kan?" tanya hakim ketua kepada Bernadus.

Halaman
12
Penulis: Gaudiano Colle
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved