Dirut SMF Minta Bank NTT Salurkan FLPP Lebih Agresif
Ini diminta Direktur Utama PT Sarana Multigriya (SMF), Wiyogo Ananta kepada Bank NTT untuk menyalurkan dana bagi pengembangan perumahan FLPP
Penulis: Paul Burin | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Burin
POS-KUPANG.COM | MAKASSAR - Melihat pertumbuhan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di NTT yang menurun, Direktur Utama PT Sarana Multigriya (SMF), Wiyogo Ananta meminta Bank NTT untuk menyalurkan dana bagi pengembangan perumahan FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) di NTT secara agresif.
Winanta mengatakan hal ini pada sesi acara Sinergi Stakeholder Pembiayaan Perumahan untuk Mendukung Program Pemerintah di Makassar, Selasa (21/11/2017).
Winanta mengatakan, berdasarkan hasil kajiannya wilayah Indonesia Timur termasuk NTT, masih jauh tertinggal dalam penyaluran perumahan subsidi dari pemerintah ini dibanding dengan wilayah lain di Indobesia.
Jenis perumahan ini dengan uang muka cuma Rp 1, 4 juta dengan masa kredit 15 sampai 20 tahun.
Ananta mengatakan, dorongan ini semata karena semua warga punya hak yang sama untuk mendapatkan perumahan layak huni.
Karena itu kepada Bank NTT ia meminta segera menyalurkannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/direktur-smf_20171121_164940.jpg)