Investor Enggan ke Flores Timur Lantaran Mentok di Ketersediaan Listrik

Selama ini, sudah banyak investor datang ke Flores Timur namun mereka mentok invest hanya karena alasan ini

Investor Enggan ke Flores Timur Lantaran Mentok di Ketersediaan Listrik
POS KUPANG/FELIKS JANGGU--
Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon memastikan energi listrik bersumber dari arus selat Gonsalu Flores Timur akan terserap di dua sektor utama yakni industri pertanian dan industri perikanan.

Beberapa investor di bidang pertanian dan perikanan sudah mengintip kekayaan pertanian dan kelautan Flotim, namun masih terkendala energi listrik.

"Banyak yang mau investasi di Flotim tetapi mentok di listrik. Sekarang orang masih menunggu kapan listrik ada di Flotim," kata Bupati Anton kepada Pos-Kupang.com di rumah jabatan bupati Sabtu (11/11/2017).

Ia mengungkapkan, dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan listrik dari selat Gonzalu.

Bupati Anton mengatakan, pihaknya belum membentuk tim khusus mengkaji kebutuhan listrik di Flotim.

Namun internal pemerintahan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) sementara melakukan kajian akan kebutuhan listrik, terutama kebutuhan industri.

Misalnya, industri pertanian dan perikanan, kata Bupati Anton akan banyak menyerap energi listrik.

"Industri pertanian dan industri perikanan kita dorong untuk bertumbuh, investor sedang menunggu," kata Bupati Anton.

Bupati menyebutkan komoditi pertanian unggulan di Flotim seperti Jambu Mente, Kakao, Kelapa dan Kopi.

Kemudian saat ini, pangan lokal tengah dikembangkan yakni tanaman Sorgum.

Industri perikanan, Flotim kaya akan sumber daya kelautan dan membutuhkan industri pengolahan ikan yang kemudian bisa diekspor langsung ke mancanegara. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved