Hans Louk Lantik 120 Anggota PPK di Kabupaten Kupang, Jangan Main Mata dengan Paslon
Sebanyak 120 anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari 24 kecamatan di Kabupaten Kupang resmi dilantik.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edy Hayon
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Sebanyak 120 anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari 24 kecamatan di Kabupaten Kupang resmi dilantik.
Pelantikan yang dilakukan Ketua KPU Kabupaten Kupang, Hans Ch Louk.
Seluruh anggota PPK yang sudah dilantik diingatkan untuk tidak main mata dengan pasangan calon (paslon) dalam proses pelaksanaan pilkada di daerah ini. PPK harus bekerja penuh tanggung jawab untuk mesukseskan seluruh tahapan sehingga berjalan aman, lancar dan sukses.
Hans Louk dalam arahannya kepada seluruh anggota PPK di Aula Gereja Elim, Naibonat, Rabu (8/11/2017) mengatakan, para anggota PPK yang ada rata-rata sudah memiliki pengalaman karena dalam pilkada beberapa waktu lalu ada yang sudah menjadi anggota PPK maupun PPS.
Namun, pengalaman itu tidak bisa dijadikan rujukan karena tahapan pelaksanaan pilkada di Kabupaten Kupang bersamaan dengan pemilihan gubernur.
KPU Kabupaten Kupang sudah melakukan evaluasi pelaksanaan pilkada serentak selama dua kali diharapkan menjadi patokan untuk suksesnya pelaksanaan pilkada serentak 2018 mendatang.
"Saya cuma ingatkan bahwa sebagai PPK harus punya tanggung jawab bersama. Saya percaya PPK yang ada mampu lakukan kegiatan dan sukses. Kita harus yakinkan masyarakat Kabupaten Kupang dan NTT umumnya bahwa kita jalankan tugas sesuai aturan, kita jujur, independen, kredibel dan akuntabel. Kita harus saling kerja sama, apakah itu dengan KPU maupun panwaslu/panwascam. Jangan alergi dengan pengawasan yang dilakukan panwaslu," katanya.
Dirinya menekankan juga soal penggunaan anggaran pilkada. Pemerintah telah memberikan dana sebesar Rp 22 miliar lebih hendaknya digunakan sebaik mungkin sesuai aturan yang berlaku. Setiap penggunaan anggaran harus dipertanggungjawabkan dengan baik sehingga tidak bersentuhan dengan masalah hukum.
Hal lain yang perlu diperhatikan, kata Hans, anggota PPK tidak boleh main mata dengan paslon mana pun, temasuk tim sukses maupun tim kampanye. Pasalnya, setiap pergerakan akan diawasi secara ketat sehingga seluruh anggota PPK harus bekerja sesuai dengan aturan yang sudah digariskan.
Sementara Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno mengatakan, pemerintah menyampaikan profisiat kepada seluruh anggota PPK yang sudah resmi dilantik.
Seluruh tahapan pelaksanaan pilkada, sukses tidaknya terletak di pundak PPK. Untuk itu, dirinya berharap PPK melaksanakan tugas dengan baik sehingga pilkada di Kabupaten Kupang berjalan aman dan sukses.
"Pilkada yang lalu-lalu, Kabupaten Kupang mendapat penghargaan dari pemerintah pusat dan KPU Pusat karena melaksanakan hajatan politik ini berjalan aman, lancar dan sukses. Sukses yang sudah diraih itu harus dipertahankan dan ditingkatkan pada pilkada 2018 ini," katanya.
Menurut Masneno, kehadiran PPK tidak boleh berada pada satu pihak saja, tetapi bersikap independen.
Tugas PPK mengamankan aturan dan melaksanakan seluruh tahapan agar berjalan aman dan lancar.
Pemerintah punya tanggung jawab moril untuk suksesnya hajatan politik lima tahunan ini, sehingga penyelenggara diharapkan bersama-sama bergandengan tangan agar pilkada di daerah ini berjalan baik.
Bukan soal siapa yang terpilih atau tidak, tetapi semangat kebersamaan menjaga daerah ini tetap aman sangat dibutuhkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ppk-kabupaten-kupang_20171109_004646.jpg)