Mahasiswa Dianiaya Satpol PP

VIDEO: Polisi Pamong Praja TTU Aniaya Mahasiswa Unimor

Entah karena alasan apa, mahasiswa Unimor ini mengaku dikeroyok sejumlah anggota Satpol PP. Tonton videonya

Korban mengaku, empat orang yang menganiaya dirinya yakni, Yes Nenotek (anggota Pol PP), Li Nenotek, Soni Nenotek (anak dari Yes Nenotek) dan Hadi Mulyono.

Korban tidak mempunyai masalah dengan para pelaku. Korban juga tidak membuat keonaran pada saat itu di jalan.

Sekitar pukul 22.00 Wita, korban melaporkan kejadian itu ke Polres TTU. Kasus tersebut sedang ditangani polisi.

Ibu kandung korban, Selfiana Doro mengatakan, dirinya sangat kesal dengan kejadian itu. Anaknya tidak pernah membuat masalah dengan orang lain dan anaknya tidak suka konsumsi alkohol.

Selfiana menyerahkan masalah itu kepada polisi untuk proses hukum. Namun jika ada upaya perdamian, keluarga juga menerima, apalagi antara korban dan pelaku masih dalam satu lingkungan.

Menurut Selfiana, pelaku sudah bersedia menanggung semua biaya pengobatan terhadap korban.

Pelaku merasa bersalah dengan tindakan yang mereka lakukan terhadap korban. Sampai saat ini polisi masih memeriksa para pelaku.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos Kupang mengatakan, saat ini polisi masih memeriksa pelaku. Sesuai pengakuan korban, satu dari tiga orang pelaku adalah berstatus anggota Pol PP. (*)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved