Mahasiswi Tewas di Kos

Seorang Pria Terlihat Keluar Masuk Kos Fransiska Seran

Fransiska ditemukan tewas di kamar kosnya kompleks perumahan BTN Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu (1/11/2017) petang.

Seorang Pria Terlihat Keluar Masuk Kos Fransiska Seran
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Jenazah Fransiska Maria Seran dievakuasi dari kos Gallilea ke RSUD Kefamenanu, Kabupaten TTU, Rabu (1/11/2017) malam. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Teni Jehanas

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemilik kos Gallilea, Elisabeth Taena mengungkapkan sehari sebelum Fransiska Maria Seran (18) ditemukan meninggal, ada seorang pria terlihat keluar masuk kos korban.

Pria yang diduga pacar Fransiska terlihat pada Selasa (31/10/2017).

Elisabeth mengatakan pada Selasa sore dia berada di kos Gallilea untuk memantau anak-anak kos.

Elisabeth sempat melihat pria itu membuang sampah. Selanjutnya si pria pergi membeli minyak tanah di kios.

Baca: BREAKING NEWS: Mahasiswi Unimor Ditemukan Tewas di Kos

"Kemarin (Selasa) saya liat ada laki-laki lagi buang sampah. Saya tanya ini siapa punya pacar, terus teman yang lain bilang Ika (Fransiska) punya pacar," jelas Elisabeth sembari menambahkan Fransiska sudah setahun ngekos.

"Kemudian dia pergi beli minyak tanah lalu masuk kos tidak keluar lagi," tambahnya.

Fransiska ditemukan tewas di kamar kosnya kompleks perumahan BTN Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu (1/11/2017) petang.

Mahasiswi semester III Manajemen Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Timor (Unimor) ini pertama kali ditemukan pacarnya Jems sekitar pukul 18.30 Wita.

Baca: Kapolres TTU: Dari Mulut Korban Keluar Busa

Jems kemudian memanggil teman Fransiska, bernama Meri.

Meri menuturkan, saat pacar korban datang dia sementara duduk di pintu kamar.

Tidak lama kemudian, Jems memanggil Mery dan menyampaikan kalau korban tidak ada di dalam kamar.

Lalu Meri menyalahkan lampu kamarnya.

Baca: Tega Nian! Seorang Kakek di Manggarai Timur Cabuli Cucunya Sendiri

Saat lampu menyala, Mery melihat korban sudah tidak bernyawa. Bibir korban berwarna biru.

Mery lantas memanggil teman-teman kos yang lain untuk melihat korban yang sudah terbaring kaku.

"Saya sempat tarik tangan dan panggil Ika bangun tapi dia tidak bangun," ujar Mery.(*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved