Taman Baca Pah Timor Koleksi 1000 Judul Buku Minta Tambahan Buku Bacaan

Permintaan untuk memperbanyak buku bukan untuk kepentingan sendiri tapi untuk melayani pelajar, mahasiswa dan masyarakat.

Taman Baca Pah Timor Koleksi 1000 Judul Buku Minta Tambahan Buku Bacaan
teni jenahas
Yuliana Bae pengurus taman baca masyarakat Pah Timor 

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU - Taman Baca Masyarakat (TBM) Pah Timor, Kabupaten TTU masih membutuhkan bantuan buku bacaan dari pemerintah dan lembaga swasta lainnya. TMB Pah Timor melayani anak-anak sekolah, mahasiswa dan masyarakat umum di wilayah Kefamenanu.

Pemilik TBM, Dra. Yuliana Bae, kepada Pos Kupang, Senin (30/10/2017) menegaskan, TBM Pah Timor mendapat bantuan buku dari Yayasan 1001 sebanyak 100 eksemplar. Namun ia masih mengharapkan bantuan buku dari pemerintah dan lembaga swasta lainnya.

Permintaan untuk memperbanyak buku bukan untuk kepentingan sendiri tapi untuk melayani pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Sampai saat ini, sudah 100 orang tergabung dalam komunitas TBM Pah Timor.

Animo pengunjung paling tinggi adalah pelajar SD disusul SMP, SMA dan mahasiswa.

TBM Pah Timor sudah memiliki 1.000 judul buku. Judul buku paling banyak adalah buku yang berkaitan dengan ilmu sosial dan politik. Buku tersebut merupakan buku pribadinya yang disimpan sejak menjadi dosen di Unwira dan Unimor. Setelah tidak menjadi dosen, buku-buku itu disimpan di taman baca.

Yuliana mengatakan, ia mulai membuka taman baca masyarakat sejak tahun 2000 saat menjadi dosen Unwira Kupang.

Setelah suaminya berpindah tugas ke Kabupaten TTU, Yuliana ikut berpindah dan melanjutkan usaha TBM di Kefamenanu tahun 2005.

Pengunjung taman baca Maria Anisa Naro, Jesica Panie dan Olivia Hita Rihun mengatakan, mereka senang bisa baca banyak buku di taman baca milik Yuliana. Namun karena sering membaca buku yang sama, mereka bosan. Mereka ingin ada buku terbaru di TBM.

Mereka mengaku, setiap hari berkunjung ke taman baca untuk membaca buku. Biasanya, pagi sebelum masuk sekolah, setelah pulang sekolah, sore bahkan malam hari. Mereka senang baca buku di taman baca karena suasananya tenang. (jen).

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved