Samuel Menduga Mikael Manoh Dianiaya

Pihak keluarga Mikael Manoh, warga binaan yang tewas di Rutan Kelas IIB Kupang, mendesak polisi mengusut tuntas kasus kematian Mikael

Samuel Menduga Mikael Manoh Dianiaya
POS KUPANG/EFLIN ROTE
Pengacara keluarga Manoh, Semuel Haning, S.H (baju biru) bersama perwakilan keluarga, Robby Manoh (kanan), saat memberi keterangan, Rabu (25/10/2017).

POS KUPANG.COM, KUPANG - Pihak keluarga Mikael Manoh, warga binaan yang tewas di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kupang, mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus kematian Mikael dan segera menetapkan tersangka.

Hal ini disampaikan pengacara keluarga yang diwakili Semuel Haning, S.H, M.H, Rabu (25/10/2017) di Kupang. Menurut Semuel, keluarga telah melakukan investigasi dan akan menyerahkan beberapa bukti kepada pihak kepolisian sebagai bahan pertimbangan.

"Polisi harus fokus memeriksa saksi-saksi yang ada di rutan, dan Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Agung Kurniawan, harus bertanggungjawab terhadap kematian Mikael Manoh. Kematian Mikael Manoh ini adalah pelanggaran HAM berat," ujar Semuel.

Berdasarkan kondisi Mikael Manoh setelah meninggal, Semuel menduga adanya tindakan penganiayaan karena ditemukan beberapa memar, goresan dan luka akibat benturan benda tumpul. Ia mengaku akan terus memperjuangkan dan mengawasi kasus kematian Mikael ini.

Mikael Manoh (47), meninggal dunia dalam perjalanan dari Rutan Kelas II B Kupang menuju Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly, Kupang. Tahanan titipan dari Kejari Oelamasi ini diduga dikeroyok oleh tahanan lainnya, Selasa (3/10/2017) malam. (aa)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved