Saluran Pemasaran Sapi dari Provinsi NTT ke Provinsi Lain

Inilah rantai pemasaran sapi dari NTT menuju propinsi lain versi ombudsman NTT

Saluran Pemasaran Sapi dari Provinsi NTT ke Provinsi Lain
Pos kUpang/Gaudiano Colle
Max Jemadu saat memaparkan saluran pemasaran sapi dari Provinsi NTT 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Gaudiano Colle

POS KUPANG.COM, KUPANG - Ombudsman menyelenggarakan workshop yang bertajuk Identifikasi Faktor Saluran dan Faktor Infrastruktur Tata Niaga Sapi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam workshop tersebut, Max Jemadu, satu dari beberapa anggota Ombudsman yang menjadi tim pengkaji, memaparkan saluran pemasaran sapi yang ada di Provinsi NTT ke daerah lain.

"Ada empat saluran pemasaran. Yang pertama dari peternak, kemudian pada pedagang pengumpul, pasar hewan, pedagang besar, pedagang regional, RPH, lalu konsumen. Saluran kedua dsri peternak kepada pedangan pengumpul, pedagang besar, RPH, dan konsumen. Ketiga mulai dari peternak, ke pasar hewan, pedagang besar, pedagang regional, RPH, laku konsumen. Saluran terakhir mulai dari peternak, pedagang pengumpul, RPH, dan terakhir konsumen," jelas Max.

Workshop tersebut diselenggarakan di Neo Hotel by Aston pada Selasa (24/10/2017). Hadir juga dalam workshop tersebut adalah perwakilan PT PT Pelni, akademisi dari Undana dan UKAW, Dinas Peternakan Provinsi, Kabupaten Kupang dan TTS, Tim Karantina Hewan, serta beberapa media. (*)

Penulis: Gaudiano Colle
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved