Ini Dia Potensi Maladministrasi Dalam Tata Niaga Sapi

Ternyata, masih ada juga sisi buruk yang menyebabkan maladministrasi tata niaga sapi di NTT

Ini Dia Potensi Maladministrasi Dalam Tata Niaga Sapi
Pos kUpang/Gaudiano Colle
Suasana workshop yang diselenggarakan oleh Ombudsman tentang Tata Niaga Sapi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Gaudiano Colle

POS KUPANG.COM, KUPANG - Ombudsman NTT mengadakan workshop yang bertajuk Indikasi Faktor Saluran dan Faktor Infrastruktur Tata Niaga Sapi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam workshop yang berlangsung di Neo Hotel by Aston tersebut, terungkap lima petensi maladministrasi yang ditemukan Ombudsman dalam tata niaga sapi di NTT.

Adapun potensi tersebut antara lain sebagai berikut: 1. Gubernur NTT, yaitu adanya penundaan berlarut penetapan SK alokasi;
2. Pada Dinas Peternakan di kabupaten, adanya penundaan berlarut dalam mengajukan ketersediaan dan kebutuhan alokasi pengeluaran sapi kepada Dinas Peternakan Provinsi.

Selain itu, adanya penyalahgunaan wewenang dalam memberikan rekomendasi kepada pengusaha dan adanya kokusi dan nepotisme dalam pemberian rekomendasi dari dinas peternakan kabupaten atau kota;

3. Paperasserie atau memperpanjang alur pelayanan tata niaga sapi; 4. Penyalahgunaan wewenang dalam izin pengadaan sapi;
5. Penyimpangan prosedur dalam proses pemeriksaan sapi.

Workshop itu berlangsung pada hari Selasa (24/10/2017). (*)

Penulis: Gaudiano Colle
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved