Polisi Tilang Mobil Dinas yang Menggunakan Rotator dan Sirine

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C Nugroho mengimbau agar masyarakat mengikuti undang-undang yang telah ditetapkan tentang penggunaan rotator

Polisi Tilang Mobil Dinas yang Menggunakan Rotator dan Sirine
istimewa
Anggota Satlantas Polres Kupang Kota menilang mobil dinas yang menggunakan rotator, Selasa (17/10/2017). 

Laporan Reporter Pos Kupang.com, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Mobil dinas dengan nomor polisi DH 8024 WB terjaring razia yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kupang Kota di Jalan El Tari Kupang, Selasa (17/10/2017).

Kendaraan operasional salah satu instansi pemerintah ini diamankan karena menggunakan rotator dan sirine.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C Nugroho melalui Kasat Lantas, Iptu Rocky Junasmi menjelaskan, sesuai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kendaraan dinas mana pun tidak diperbolehkan menggunakan rotator.

"Kita tilang sekaligus memberikan sosialisasi kalau rotator atau sirine itu penggunaannya harus sesuai undang-undang," ujar Rocky di Kupang, Selasa (17/10/2017).

Baca: Inova Serempet Sepeda Motor, Kaki Marsel Terpejit Pedal Star dan Knalpot

"Jadi, tidak sembarang kendaraan yang bisa menggunakannya," katanya.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C Nugroho mengimbau agar masyarakat mengikuti undang-undang yang telah ditetapkan tentang penggunaan rotator.

"Untuk penggunaan rotator harus disesuaikan peruntukan dan warnanya pun juga untuk berbagai jenis kendaraan. Mobil dinas dan kendaraan pribadi dan angkot tidak diperkenankan menggunakan rotator," ujar Anthon.

Kendaraan bermotor yang dipasang lampu isyarat atau rotator tanpa hak, melanggar pasal 284 ayat (4) yo pasal 59 dan pasal 106 ayat (4) huruf F atau pasal 134 dengan pidana kurungan selama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Baca: Jangan Berfikir Kotor, Polisi Wanita Ini Punya Alasan dibalik Unggahan Foto Seksinya

Operasi penertiban ini juga menjaring 14 kendaraan yang tediri dari 8 kendaraan roda dua dan 6 kendaraan roda empat.

Selain menjaring kendaraan yang menggunakan rotator atau sirine, polisi juga menertibkan kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai spek dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

Anthon juga meminta masyarakat agar tidak menggunakan plat nomor yang tidak sesuai ketentuan dan melengkapi surat surat ranmor dan pengemudi itu sendiri.(*)

Penulis: Eflin Rote
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved