Pilgub NTT

Belum Miliki Paket Balon, PDIP Gencar Jajaki Koalisi

"Tentu komunikasi dan penjajakan koalisi tetap kami lakukan. Koalisi pasti akan kita lakukan dengan parpol lain,"

Belum Miliki Paket Balon, PDIP Gencar Jajaki Koalisi
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Yunus Takandewa 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP NTT hingga saat ini belum memiliki pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) NTT 2018.

Karena itu, kini partai tersebut gencar mencari parpol koalisi.

Proses itu dilakukan dengan penjajakan dan komunikasi politik.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP NTT, Yunus Takandewa, kepada Pos Kupang, Minggu (1/10/2017).

"Tentu komunikasi dan penjajakan koalisi tetap kami lakukan. Koalisi pasti akan kita lakukan dengan parpol lain," kata Takandewa.

‎Ditanyai soal apakah ada pengusulan tersendiri atau yang dijagokan oleh ‎DPD PDIP NTT, politisi PDIP NTT asal Pulau Sumba ini menegaskan, semua proses di DPD berjalan secara transparan dan profesional, sedangkan keputusan penetapan merupakan kewenangan DPP PDIP.

"Jadi keputusan penetapan balon di DPP PDIP. Intinya bahwa PDIP akan melihat pemimpin yang bisa pro rakyat dan mampu melanjutkan program yang sudah ditanamkan oleh kader terbaik PDIP NTT, Frans Lebu Raya," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan rapat pleno tertutup pada Sabtu (30/9/2017).

Namun, lanjutnya, beberapa hasil pleno, yakni segera melakukan survei dan menyetujui agar berkas balon segera dikirim ke DPP PDIP.

"Sebelum mengirim, DPD PDIP akan meneliti dan memeriksa lagi berkas yang ada," katanya.

Menurut Takandewa, sesuai hasil pleno yang dilakukan tim Desk Pilkada DPD PDIP dan pengurus DPD PDIP NTT, direkomendasikan beberapa hal, antara lain segera menentukan lembaga survei untuk melakukan survei balon.

"Lembaga survei juga kita tunggu keputusan dari DPP, tentu lembaga survei yang ditentukan adalah lembaga yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved