Wah! Tersangka Pencuri Sepeda Motor di Mabar Bertambah Menjadi Tiga Orang

Tersangka pelaku pencurian sepeda motor di Labuan Bajo, Manggarai Barat bertambah menjadi tiga orang

Wah! Tersangka Pencuri Sepeda Motor di Mabar Bertambah Menjadi Tiga Orang
Pos Kupang/Servan Mammilianus
Dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor (tengah) diamankan di Polres Mabar

Laporan wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Jumlah tersangka kasus pencurian sepeda motor di Labuan Bajo, sudah bertambah menjadi 3 orang.

Sebelumnya tiga orang anggota Buser Polres Manggarai Barat (Mabar), berhasil membekuk dua orang pencuri sepeda motor di Labuan Bajo, Selasa (19/9/2017) malam, pukul 22.30 Wita.
Dua orang itu kemudian menjadi tersangka.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, ternyata jumlah pencuri sebanyak tiga orang. Ketiganya sudah berstatus tersangka.

Tersangka terakhir yang ditangkap polisi di kediamannya di Sernaru Labuan Bajo, adalah Rizi (17). Dia ditangkap, Rabu (20/9/2017) atau sehari setelah dua rekannya ditangkap.

"Ada penambahan jumlah tersangka menjadi tiga orang. Tersangka terakhir, yakni Rizi. Dia turut serta melakukan eksekusi pencurian," kata Kasat Reskrim Polres Mabar, IPTU Dewa Ditya, S.IK. Dia dikonfirmasi, Hari Rabu (27/9/2017) di Markas Polres Mabar, terkait perkembangan penanganan kasus pencurian sepeda motor.

Untuk diketahui, sepeda motor Honda Beat yang dicuri oleh tiga orang itu, bernomor polisi EB 3238 GD. Pemiliknya Fransiskus Dula.

Pencurian terjadi di rumah pemilik sepeda motor, yaitu di Jalan Asoka Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Senin (18/9/2017) dini hari.

Setelah sepeda motor hilang, pemiliknya lapor ke Polres. Dari laporan itu, tim buser melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan dua orang dalam waktu 1x24 jam, atas nama Aidin (21) dan Rizal (15). Keesokan harinya polisi mengamankan Rizi (17).

Aidin yang berprofesi sebagai pekerja bengkel, ditangkap di kediamannya di Sernaru. Sedangkan Rizal pekerja bata merah, tinggal di Nanga Nae tetapi ditangkap di rumah orang tuanya di Wae Bo Labuan Bajo.

Sepeda motor hasil curian tersebut juga berhasil diamankan oleh polisi, sebagai barang bukti.

Pelaku pencurian itu dikenakan pasal 363 KUHP, yakni pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara selama 7 tahun.

Pemilik motor, Fransiskus yang turut ditemui di Polres Mabar pekan lalu, mengatakan bahwa sepeda motor itu dicuri dari halaman rumah.

"Kejadiannya dini hari. Saat itu saya parkir motor di depan rumah. Di halaman yang masih merupakan bagian dari rumah. Selama ini aman dan tempat parkirnya di situ," kata Fransiskus. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved