Tidak Mudah Mempertahankan Respek Terhadap Satgas Saber Pungutan Liar

Tim Saber Pungli bergerak cepat melakukan operasi tangkap tangan begitu tiba di kantor PT Pelni Cabang Kupang.

Tidak Mudah Mempertahankan Respek Terhadap Satgas Saber Pungutan Liar
POS KUPANG/ANDRI ATAGORAN
Satgas Saber Pungli Polda NTT memasang police line saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor PT Pelni Cabang Kupang, Selasa (19/9/2017) 

POS KUPANG.COM -- Pegawai Kantor PT Pelni Cabang Kupang kaget dan panik saat didatangi Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pungli Polda NTT, Selasa (19/9/2017).

Tim Saber Pungli bergerak cepat melakukan operasi tangkap tangan begitu tiba di kantor PT Pelni Cabang Kupang.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules A Abast mengatakan, Tim Satgas Saber Pungli yang dipimpin Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda NTT, AKBP Josua Tampubolon, SH, MH, menangkap enam orang petugas lapangan PT Pelni Cabang Kupang. Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai di atas Rp 10 juta, satu brankas dan dokumen lainnya.

Kita beri apresiasi terhadap tim Satgas Saber Pungli Polda NTT yang tiada henti menggelar operasi semacam ini. Meskipun tangkapan mereka belum terlalu banyak bila dibandingkan dengan daerah lain, namun ikut memberi efek jera agar pelayan publik berhenti melakukan pungli yang menyengsarakan masyarakat.

Siapa pun kita patut memberi dukungan kepada Satgas Saber Pungli. Kehadiran tim ini tegas mengatakan kepada siapa saja bahwa pemerintah saat ini sangat serius menangani pungli. Pungli sejatinya proses pemiskinan masyarakat. Masyarakat kita yang hidupnya sudah menderita dibebani lagi dengan berbagai jenis pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pesan penting lain yang harus menjadi perhatian adalah keberhasilan tim Satgas Saber Pungli Pol da NTT melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan PT Pelni Cabang Kupang harus menjadi pelajaran berarti agar lembaga lain juga stop melakukan pungli. Kalau tetap melakukan hal-hal di luar aturan maka cepat atau lambat akan tertangkap juga.

Dalam konteks NTT, tentu saja masih ada dugaan pungli yang dilakukan oknum tertentu di sejumlah instansi yang belum terungkap. Mereka masih asyik memungut macam-macam kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Mereka memakai beragam dalih untuk membenarkan diri.

Untuk melawan pungli kembali kepada sikap mental masyarakat sendiri. Tim Saber Pungli tidak bisa melakukan apa-apa tanpa informasi dari masyarakat yang menjadi korban. Artinya, sudah saatnya kita semua berani jujur. Kalau melihat indikasi praktik pungli atau malah menjadi korban segera melaporkan kepada satgas ini atau instansi berwenang lainnya. Masyarakat jangan diam atau diam-diam memberi suap atau imbalan tanpa dasar kepada pelayan publik.

Satu hal yang menjadi catatan bagi Satgas Saber Pungli yaitu transparan dalam proses. Selama ini, masyarakat belum melihat hasil operasi di beberapa daerah di NTT prosesnya sampai di pengadilan. Banyak kasus yang sudah hilang jejaknya tanpa disertai penjelasan kepada publik mengenai alasan dan atau kendala.

Kalau Satgas Saber Pungli hanya getol menangkap tapi tak jelas ujungnya, maka lama kelamaan masyarakat akan kehilangan respek dan kepercayaan kepada satgas. Kita berharap tidak demikian. Semoga. *

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved