DPRD Matim Minta Penjelasan Pemerintah Soal Belum Ada Rumah Sakit Daerah

Anggota DPRD Manggarai Timur masih mengkuatirkan hal ini terkait dengan pembangunan rumah sakit di wilayah itu

DPRD Matim Minta Penjelasan Pemerintah Soal Belum Ada Rumah Sakit Daerah
pos kupang/robert ropo
Bupati Manggarai Timur, Drs. Yoseph Tote 

Laporan wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, BORONG - Sampai sekarang ini, RSU di Kota Boroing, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum ada.

Pasalnya, Pemkab Matim melalui Dinkes Matim sedang membangun Rumah Sakit Tipe C di Lehong, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong.

Pembangunan rumah sakit tersebut membuat DPRD Matim meminta penjelasan pemerintah saat sidang di penetapan ApBD Perubahan 2017 di Kantor DPRD Matim,Senin (18/9/2017) sore.

Bonafasius Uha, anggota DPRD Matim dalam sidang yang dihadiri Bupati Matim, Drs.Yoseph Tote dan Wabup Matim, Agas Andreas,S.H,M.H angkat bicara soal pembangunan rumah sakit di Borong.

Boni, begitu nama panggilan Bonafasius meminta klarifikasi soal rumah sakit yang sedang dibangun.

Pasalnya, ada dua tipe rumah sakit yang dibangun, yakni rumah sakit pratama dan tipe c.

"Dua tipe rumah sakit yang dibangun ini berdampak kepada anggaran. Kami kuatir dua tipe rumah sakit yang dibangun tidak diketahui pemerintah pusat. Selain itu, pembangunan rumah sakit ini berdampak pada anggaran yang akan dibahas,"ujar Boni.

Ia mengungkapkan, pembangunan rumah sakit memang perlu karena di Matim belum ada rumah sakit.

"Jadi kami harap pembangunan rumah sakit bisa dipercepat sehingga membantu pelayanan kesehatan bagi warga,"ujar Boni.
Menanggapi pertanyaan Boni,Wakil Ketua DPRD Matim,Gonis Baja langsung meminta Bupati Tote memberikan penjelasan.

Bupati Tote mengaku kalau pembangunan rumah sakit sudah dikonsultasikan dengan pemerintah pusat melalui Kemenkes RI.

"Kami sudah koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah pusat,"ujar Bupati Tote.

Bupati Tote menegaskan, pihaknya sudah berencana usai pembangunan rumah sakit akan mengundang badan akreditasi di Kemenkes RI guna melakukan studi kelayakan pembangunan rumah sakit. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved